Baca Juga : Terawan Dibela, Najwa Shihab Tuai Citra Buruk, Kadrun Kram Otak?
SELANJUTNYA, melalui Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI, dokter yang menyandang Jenderal Bintang 2 itu diberhentikan sementara dari keanggotaan IDI. Tak ada perlawanan banding yang dilakukannya. Malah Presiden keenam SBY yang membela habis-habisan Terawan. "Saya secara pribadi kenal dokter Terawan, dokter yang punya prestasi gemilang, jangan divonis begitu saja. Tapi saya juga menghormati IDI, jadi menurut saya duduklah bersama carilah solusi," kata SBY seperti dilansir CNN Indonesia, 5 April 2018.
Lanjut, ayah dari AHY dan Ibas ini menegaskan kepada khalayak umum termasuk IDI. Terawan merupakan dokter yang diakui oleh pasien luar negeri. Bahkan, menurut SBY mantan kepala RSPAD ini berhasil menyembuhkan seorang pemimpin negara tetangga. Perdana Menteri itu sakitnya dibagian kepala. Sudah berobat di dua negara (amat maju dalam bidang kesehatan dan kedokteran), tapi tak kunjung sembuh. Datang berobat ke RSPAD, Jakarta, dan sembuh. Bagi kakek dari Almira Tungadewi Yudhoyono, dan Airlangga Satriadhi Yudhoyono Terawan telah banyak membantu ribuan orang.
Bahkan pembelaan untuk Terawan datang dari tokoh nasional, Menkopolhukam, Mafud MD, mantan Kepala BIN, Jenderal TNI (Purn) Hendropriyono, dan masih banyak tokoh nasional lainnya.
Presiden Jokowi bahkan memberi tempat khusus terhormat sebagai Menteri Kesehatan. Atas saran Terawan, lockdown tidak diterapkan di Indonesia, Alasaanya, kalau diberlakukan lockdown, imun tubuhnya akan melemah. Begitu saran Terawan kepada Jokowi.
Terakhir serangan Nazwa yang bermarga sama dengan Habib Riezeg mewawancarainya dengan kursi kosong. Lagi-lagi suami dari Ester Dahlia ini tak melaporkan pemilik acara mata Nazwa ini ke Dewan Pers. Malah netizen yang membela. Akun media sosial Nazwa dibully habis-habisan. Cecaran dan umpatan serta lontaran membela ayah dari Abraham Apriliawan Putranto menempel di medsosnya Nazwa.