Baca Juga : Puan Maharani : TNI Harus Terus Jaga Integritas dan Profesionalitas
Pernyataan sang ratu disampaikan saat Asosiasi Media Berita Inggris meluncurkan kampanye bertajuk Journalism Matters. Kampanye ini diluncurkan dalam menggalang dukungan publik dan pemerintah terhadap kantor berita terpercaya.
Intervensi Ratu Elizabeth II dibarengi sebuah artikel dari ketua Asosiasi Media Berita Inggris, Henry Faure Walter. Dalam artikelnya, ia mengecam sejumlah perusahaan teknologi Amerika Serikat yang telah mengambil keuntungan iklan yang seharusnya didapat surat kabar. Sudah sejak lama Google dan Facebook bebas menggunakan jurnalisme di laman mereka untuk menggalang keuntungan besar, namun tidak cukup banyak berkontribusi terhadap industri (media).
Pekan kemarin, Google menganggarkan USD1 miliar untuk lisensi konten dari berbagai kantor berita di seluruh dunia. Angka tersebut masih relatif kecil dari hilangnya keuntungan industri surat kabar global dalam dua dekade terakhir. Walter juga menyerukan adanya intervensi lebih lanjut dari Pemerintah Inggris untuk mendukung grup-grup surat kabar di seantero negeri. Ia meminta pemerintah untuk membantu mempertahankan jurnalisme independen di Inggris. Banyak surat kabar di Inggris, dan juga negara-negara lain di dunia, sudah kewalahan secara finansial, bahkan sebelum munculnya pandemi covid-19.