Baca Juga : Indonesia Siap Perang di Laut China Selatan
Walaupun Beijing dan Washington sadar Indonesia merupakan negara yang memiliki posisi sangat strategis di LCS atau di perairan Natuna Utara. Selain itu, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kekuatan sumber daya alam (SDA) yang dibutuhkan Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, itu hanya taktik dan strategi saja.
Sementara itu, Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla), Laksamana Madya TNI Aan Kurnia menegaskan Indonesia akan mengalami dampak langsung jika perang pecah di Laut China Selatan. Hal tersebut terungkap dalam diskusi virtual yang digelar DPP GMNI bertajuk Bung Karno dan Geopolitik Asia Pasifik: Menakar Dinamika Laut China Selatan, Jumat (26/6).
Sementara itu Pengamat Politik Internasional yang juga Dekan Fisipol Universitas Kristen Indonesia (UKI), Dr. Angel Damayanti yang dihubungi Nawacitapost, Sabtu (27/6/2020) melalui sambungan telepon, Indonesia harus memainkan peran lebih sebagai negara pendamai antara Tiongkok dan Washington di LCS, bahkan apa yang dilakukan Bu Retno (Menteri Luar Negeri RI) yang melakukan protes keras kepada kedua negara untuk segera keluar dari kawasan LCS sudah tepat.