Baca Juga : Perang dagang China dan AS membuat Harga Emas Meroket
Kehadiran kapal perang dua negara yang jumlah belanja militernya mencapai triliunan dolar, dijawab Indonesia yang belanja militernya hanya puluhan miliar dolar dengan menempatkan 4 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), KRI Bung Tomo-357, KRI Slamet Riyadi-352, KRI Bintang-907, dan KRI Wiratno-379. Selain antisipasi seiring meningkatnya eskalasi ketegangan di Laut China Selatan, kapal perang tersebut juga disiagakan untuk menggelar patroli rutin.
Penempatan 4 KRI adalah tepat, selain menyangkut kedaulatan negara yang dipimpin Presiden Joko Widodo. Pasalnya, Indonesia punya hak penuh di kawasan itu, alasan lainnya tak mau adanya penyerobatan atau klaim sepihak dari negara yang tidak punya hak di LCS, maka Indonesia siap menghadapinya dengan perang.