internasional

1 Jam Sebelum Diluncurkan, Misi Luar Angkasa India ke Bulan Dibatalkan

Senin, 15 Juli 2019 | 15:58 WIB
New Delhi, NAWACITA - India menyatakan telah membatalkan misi ke Bulan kurang dari satu jam sebelum diluncurkan setelah dilaporkan muncul kendala teknis. Hitung mundur di Stasiun Angkasa Satish Dhawan yang seharusnya direncanakan pada pukul 02.51 Senin (15/7/2019) berhenti di menit 56 dan detik ke-24.

India ingin misi Chandrayaan-2, berarti Kendaraan Bulan, sukses supaya menjadi negara keempat setelah Rusia, AS, dan China sebagai negara yang sukses mendarat di Bulan.

"Masalah teknis teramati di sistem kendaraan peluncur pada T-56," demikian pernyataan Organisasi Penelitian Antariksa India (ISRO) dikutip oleh AFP.

"Sebagai tindakan pencegahan, jadwal peluncuran Chandrayaan-2 bakal dibatalkan hari ini. Jadwal peluncuran selanjutnya bakal diumumkan," lanjut ISRO.

Satu jam sebelum peluncuran, ISRO sudah menyatakan bahwa pengisian hidrogen cair yang merupakan bahan bakar roket sudah selesai dilaksanakan.

Perhatian terhadap misi luar angkasa India meningkat karena momen peluncuran itu lima hari jelang peristiwa astronot AS, Neil Armstrong, menginjakkan kaki di Bulan, 50 tahun silam.

India disebut menghabiskan hanya 140 juta dollar AS, sekitar Rp 1,9 triliun, untuk mempersiapkan Chandrayaan-2, dan diklaim sebagai misi termurah yang pernah ada.

Sebagai perbandingan, AS menghabiskan hingga 100 miliar dollar sesuai kurs saat ini, atau Rp 1.394 triliun, untuk misi Apollo 15 pada dekade 1960 dan 1970-an.

Rencananya seperti dilansir BBC, Chandrayaan-2 bakal mendarat di kutub selatan Bulan, dan berfokus pada permukaan, mencari air dan mineral, hingga memastikan gempa.

Hampir semua bagian roket, kendaraan jelajah, hingga pendarat Chandrayaan-2 diproduksi di India dengan misi pendaratan itu dijadwalkan terjadi 6 September nanti.

Misi pertama India di Bulan Chandrayaan-1, terjadi pada 2008. Misi itu tidak mendarat di Bulan. Namun mereka melakukan penelitian dengan pencarian air menggunakan radar.

Jika mendarat di Bulan, maka itu bakal menjadi pencapaian besar bagi India di mana Perdana Menteri Narendra Modi berambisi mengirim manusia ke antariksa 2022 mendatang.

New Delhi juga mempunyai ambisi untuk mendarat ke Bulan. Pada 2014, India jadi negara keempat yang menempatkan satelit di orbit Planet Merah.

Tags

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB