NAWACITAPOST.COM - Dalam rangka menindaklanjuti program ketahanan pangan nasional dan meninjau konsep pipanisasi Panglima Kodam (Pangdam) V Brawijaya Mayor Jendral (Mayjen) TNI Rafael Granada Baay mendatangi Dusun Sobo, Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Senin (27/52024).
Pantauan wartawan Nawacitapost.com hadir dalam kegiatan penanaman jagung diantaranya Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay, Komandan Komando Komando Resor Militer (Danrem) 081 Dhirotsaha Jaya Madiun Kolonel Inf. Sugiyono, Komandan Kodim (Dandim) 0810 Nganjuk Letkol Inf Andi Sasmito, Dandim jajaran Korem 081 Dhirotsaha Jaya Madiun, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Nganjuk AKBP Muhammad, Penjabat (Pj) Bupati yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk Nur Solekan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nganjuk Alamsyah, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Nganjuk Jamuji, dan seluruh Danramil jajaran Kodim 0810 Nganjuk.
Baca Juga: Usai Kejurkab IPSI IV, Kodim 0810 Gelar Upacara Penutupan HUT TNI ke-77
Pangdam V Brawijaya ketika diwawancarai mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, yang telah membantu kami semua yakni masyarakat di Jawa Timur terutama saat ini di Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Nganjuk.
"Dimana kita diberikan bantuan pipanisasi, kemudian tadi sudah saya lihat, jadi sebenarnya sudah ada irigasi, tetapi permasalahannya aliran air itu habis diperesapan ketika bergerak, sehingga tidak sampai ke perkebunan, dengan konsep pipanisasi inilah kita bisa alirkan air itu sampai ke perkebunan," ucap Rafael Granada Baay.
Baca Juga: Rebut Piala Dandim 2022, Kodim 0810 Gelar Kejurkab IPSI IV
Lanjut Rafael Granada Baay, dengan ini bisa mengalirkan kurang lebih bisa mencapai 75 sampai 80 hektar perkebunan masyarakat, disini saja yang kita lihat saat ini kurang lebih mencapai 27 sampai 28 hektar.
"Kemudian nanti masuk ke Desa sebelah, dia akan mengalir sampai kesana, karena ini akan dibikin bukan cuma satu titik ini, satu sudah dibangun di titik kedua, kemudian nanti akan ada lima titik yang akan dibuat," ujar eks Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) itu.
Baca Juga: Meriahkan HUT TNI ke-77 yang Ke-4 Kalinya, Kodim 0810 Kembali Gelar Event
Rafael Granada Baay menambahkan, kemudian yang kedua ini merupakan salah satu program bapak Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak yaitu ketahanan pangan nasional, dan juga program Panglima TNI yang dimana direalisasikan oleh bapak KSAD untuk mengoptimalisasikan hasil pertanian rakyat kita.
"Karena dengan mengoptimalisasikan, biasanya satu tahun hanya satu kali, dengan program pipanisasi ini kita bisa melaksanakan tanam dua sampai tiga kali dalam satu tahun, otomatis ekonomi itu akan berputar," imbuh lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1993 dengan kecabangan infanteri itu.
Baca Juga: Peringatan HUT TNI ke-77, Kodim 0810 Dilanda Banjir