NAWACITAPOST.COM — Langkah strategis memperkuat pilar industri manufaktur berorientasi ekspor kembali ditunjukkan oleh Kanwil Bea Cukai Banten.
Demi mendorong daya saing produk dalam negeri di panggung global, otoritas kepabeanan tersebut resmi memfasilitasi kemudahan pengadaan bahan baku impor bagi produsen kendaraan ramah lingkungan yang berbasis di Banten.
Kepastian tersebut mengemuka setelah Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten memberikan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) Pembebasan kepada PT Jaya Rancang Cipta pada Kamis (17/09).
Pemberian insentif fiskal ini ditujukan untuk mengakselerasi kelancaran pengadaan bahan baku, bahan penolong, hingga bahan pengemas dari luar negeri guna menopang kegiatan produksi kendaraan listrik yang fokus pada pasar internasional.
Kepala Kanwil Bea Cukai Banten, Ambang Priyonggo, menegaskan bahwa pemberian insentif ini merupakan bukti nyata komitmen Bea Cukai dalam mengawal industri nasional yang memiliki performa ekspor tinggi.
Langkah ini sekaligus memastikan rantai pasok manufaktur dalam negeri dapat bersaing secara efisien di pasar global tanpa terbebani biaya fiskal impor.
“Berdasarkan hasil penilaian, PT Jaya Rancang Cipta dinyatakan layak memperoleh izin fasilitas KITE Pembebasan,” ujar Ambang, sebagaimana dikutip dari unggahan akun Facebook resmi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Selasa (6/10/2026).
Ambang menjelaskan, fasilitas KITE Pembebasan merupakan instrumen fiskal strategis yang dirancang untuk membebaskan pembebanan bea masuk atas impor bahan baku yang diolah, dirakit, atau dipasang pada barang hasil produksi yang akan diekspor kembali.
Hal ini memberikan ruang gerak yang lebih fleksibel bagi industri pengolahan dalam mengoptimalkan kapasitas produksinya.
Sebagai pabrikan manufaktur otomotif yang berlokasi di Kabupaten Tangerang, PT Jaya Rancang Cipta dikenal sukses mengembagkan dan memproduksi mobil listrik golf (golf cart).
Rekam jejak penetrasi pasarnya telah menjangkau belasan negara di kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, hingga Benua Amerika. Dukungan insentif dari Kanwil Bea Cukai Banten ini diyakini menjadi pemicu utama perluasan cakupan ekspor perusahaan di masa mendatang.
Suntikan kemudahan fiskal ini disambut optimistis oleh jajaran manajemen perusahaan. Direktur PT Jaya Rancang Cipta, Stefan Wanandi, menuturkan fasilitas KITE Pembebasan memberikan kemudahan bagi perusahaan dalam menjalankan kegiatan produksi yang berorientasi ekspor.
“Melalui fasilitas ini diproyeksikan dapat menambah nilai investasi hingga lima juta dolar AS pada tahun depan,” ujar Stefan.
Ekspansi investasi tersebut diyakini memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi ekosistem perekonomian lokal di Kabupaten Tangerang.
Selain menyerap tenaga kerja, peningkatan volume produksi diproyeksikan menghidupkan berbagai sektor usaha penunjang di sekitarnya, mulai dari usaha penyediaan kuliner dan rumah makan, hunian pekerja, transportasi logistik, hingga jasa pendukung operasional lainnya.
Baca Juga: Diduga Keracunan Makanan Resto Korea di Bandung, Puluhan Warganet Diare Hingga Rawat Inap
Guna memastikan kepatuhan hukum dan kelancaran operasional pascapemberian fasilitas, Kanwil Bea Cukai Banten menerjunkan tim khusus untuk mengawal seluruh rantai proses bisnis perusahaan—mulai dari kedatangan bahan baku, proses pabrikasi, hingga pengapalan produk jadi ke luar negeri.
“Apabila terdapat kendala di kemudian hari, silakan melakukan konsultasi kepada Bea Cukai, kami selalu siap memberikan asistensi agar perusahaan senantiasa taat pada aturan, tetap pada koridor, sehingga perusahaan akan maju dan berkembang,” tutup Ambang.