ekonomi

TTL Raih Penghargaan Gold TJSL & CSR Award 2026 Berkat Program Pemberdayaan Nelayan Pesisir

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 09:21 WIB

 

NAWACITAPOST.COM - Komitmen PT Terminal Teluk Lamong (TTL) dalam mendorong pemberdayaan masyarakat pesisir kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Perusahaan berhasil meraih Penghargaan Kategori Gold pada ajang TJSL & CSR Award 2026 berkat program pemberdayaan nelayan melalui pengembangan kelompok budidaya kepiting soka.

Penghargaan tersebut diberikan di Jakarta pada Kamis (6/8/2026) sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan TTL menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Mengusung tema "Transisi TJSL Menuju ESG Rating dan Creating Shared Value", ajang penghargaan tahun ini menyoroti pentingnya penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pelaksanaan program sosial perusahaan.

Bagi TTL, implementasi TJSL tidak hanya menjadi kewajiban perusahaan, tetapi juga bagian dari strategi menciptakan nilai bersama bagi masyarakat dan keberlanjutan bisnis.

Corporate Communication PT Terminal Teluk Lamong, Dahlia Permata Sari, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi perusahaan dengan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari penghargaan yang diraih, melainkan dari sejauh mana manfaatnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan kemandirian ekonomi, serta menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Program unggulan yang membawa TTL meraih penghargaan berawal dari pemetaan sosial (social mapping) di tujuh kelurahan sekitar area operasional. Dari hasil pemetaan tersebut, perusahaan mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat pesisir, seperti berkurangnya lahan tangkap akibat aktivitas pelabuhan hingga terbatasnya akses terhadap sumber daya pesisir.

Sebagai solusi, TTL mengembangkan program budidaya kepiting soka yang menjadi alternatif mata pencaharian bagi nelayan. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan pendapatan, tetapi juga mencakup pendampingan, peningkatan keterampilan budidaya, penguatan kelembagaan kelompok, hingga pengembangan nilai tambah hasil perikanan.

Melalui pendekatan tersebut, perusahaan berharap tercipta manfaat ekonomi yang berkelanjutan sekaligus memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar serta mendukung pelestarian ekosistem pesisir.

Sementara itu, CEO BUMN Track, SH Sutarto, menyampaikan bahwa selama enam tahun penyelenggaraan TJSL & CSR Award, berbagai program yang dihadirkan perusahaan BUMN telah menunjukkan dampak positif bagi masyarakat.

Ia menilai keberhasilan implementasi TJSL tidak hanya dinilai dari besarnya anggaran yang dikeluarkan, tetapi dari kemampuan program menciptakan perubahan yang nyata dan berkelanjutan.

Dengan penghargaan ini, PT Terminal Teluk Lamong menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program TJSL yang inovatif, adaptif, dan berdampak luas dalam mendukung pembangunan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat praktik bisnis berkelanjutan berbasis ESG. (Nns) 

Tags

Terkini