ekonomi

PT Terminal Teluk Lamong Perkuat Kapasitas TPK Nilam Lewat Penambahan E‑RTG Ramah Lingkungan

Selasa, 4 Agustus 2026 | 12:00 WIB

NAWACITAPOST.COM - PT Terminal Teluk Lamong (TTL), anak usaha BUMN Pelindo, secara resmi menambah satu unit peralatan bongkar muat modern berupa Electric Rubber Tyred Gantry (E‑RTG) untuk memperkuat operasional Terminal Petikemas (TPK) Nilam di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan kapasitas layanan sekaligus mempercepat transformasi menuju pelabuhan hijau dan efisien.

Peralatan yang diimpor dan tiba di lokasi awal Juli 2026 ini beroperasi sepenuhnya menggunakan tenaga listrik, berbeda dengan peralatan konvensional yang masih mengandalkan bahan bakar solar.

Secara teknis, E‑RTG tersebut memiliki kemampuan mengangkat beban hingga 40 ton dan mampu menumpuk peti kemas hingga tumpukan “satu di atas enam” atau lazim disebut 1 over 6 containers. Dengan spesifikasi tersebut, efektivitas penanganan peti kemas di lapangan penumpukan dipastikan meningkat signifikan.

Direktur Operasi PT Terminal Teluk Lamong, Muhammad Syukur, menjelaskan bahwa penambahan ini bukan sekadar peningkatan kuantitas alat, melainkan komitmen menghadirkan infrastruktur yang modern, andal, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Investasi ini dilakukan guna mengantisipasi pertumbuhan arus peti kemas yang terus meningkat, sehingga TPK Nilam dapat memberikan pelayanan lebih optimal bagi pengguna jasa ke depannya,” ujar Syukur dalam keterangan pers, Senin (3/8/2026).

Penggunaan teknologi berbasis listrik ini selain menaikkan produktivitas, juga turut menekan emisi gas buang serta menurunkan tingkat kebisingan di lingkungan pelabuhan, sejalan dengan visi Pelindo mewujudkan ekosistem logistik yang berkelanjutan. Saat ini peralatan sedang dalam tahap pemasangan, pengujian, dan persiapan pengoperasian secara penuh.

Sepanjang semester pertama tahun 2026, TPK Nilam sendiri mencatat pertumbuhan positif, dengan volume peti kemas mencapai 221.807 TEUs atau naik sekitar 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, serta jumlah kunjungan kapal meningkat dari 383 menjadi 399 kali sandar.

Kehadiran E‑RTG baru diharapkan semakin mengukuhkan posisi TPK Nilam sebagai terminal pendukung utama kelancaran arus perdagangan Jawa Timur dan nasional. (Nns) 

Tags

Terkini