ekonomi

Waduh, Ekonomi Indonesia Bisa Terancam Gegara Boikot Produk Israel

Kamis, 16 November 2023 | 11:23 WIB


NAWACITApost.com - Pertumbuhan ekonomi Indonesia dikhawatirkan bakal menurun seiring aksi boikot produk pro-Israel. Sebab, aksi tersebut dapat memicu turunnya tingkat konsumsi masyarakat.





Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Pengusaha Pemasok Pasar Modern Indonesia (AP3MI), Uswati Leman Sudi mengatakan aksi boikot berkepanjangan dapat menurunkan konsumsi masyarakat hingga penurunan kinerja ritel hingga 50%. Padahal, lanjut dia, pemerintah ingin ekonomi tumbuh optimis, dan inflasi jangan sampai naik lagi.





"Kalau ini (aksi boikot) dibiarkan, itu (keinginan pemerintah) pasti tidak tercapai,” ujar Uswati dalam konferensi pers, Rabu (15/11/2023).





Aksi boikot terhadap produk-produk yang diduga terafiliasi mendukung Israel akan mengganggu kinerja dunia usaha dari hulu hingga hilir. Di hulu, para produsen akan mengalami gangguan distribusi, produksi hingga efisiensi usaha melalui pemutusan hubungan kerja (PHK).







Sedangkan di hilir, kata Uswati, ada ritel yang mengalami penurunan kinerja penjualan. Padahal menurutnya kebanyakan produk yang dijual di ritel justru diproduksi oleh industri dalam negeri.





Uswati memastikan bahwa perusahaan-perusahaan yang menjadi anggotanya tidak satupun memberikan dukungan maupun kontribusi kepada Israel maupun afiliasinya. "Itu bisa ditegaskan bahwa tidak ada satu pun (terlibat mendukung Israel)," tuturnya.





Seperti diketahui, belakangan seruan aksi boikot semakin menyeruak di kalangan masyarakat berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Terlebih lagi, Fatwa MUI No.83/2023 menegaskan larangan untuk mendukung agresi Israel terhadap Palestina.


Halaman:

Tags

Terkini