Kamis, 4 Juni 2026

Stok Beras 1,6 Juta Ton, Jokowi: Tidak Usah Khawatir

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 11 September 2023 | 22:04 WIB

NAWACITApost.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, tak perlu khawatir dengan stok beras di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) yang hanya sebanyak 1,6 juta ton beras. Sebab, Jokowi memastikan pasokan beras akan terus bertambah dalam waktu dekat.

“Ada sudah yang di dalam gudang 1,6 juta (ton), dalam perjalanan 400 ribu ton sehingga akan ada stok 2 juta (ton). Biasanya stok kita itu hanya 1,2 juta (ton), normal. Ini kita memiliki 2 juta (ton), sehingga kita tidak usah khawatir,” kata Jokowi, Senin (11/9/2023).

Jokowi menambahkan, bantuan pangan untuk masyarakat akan tetap disalurkan mulai bulan September hingga November 2023. Setiap bulan, pemerintah harus mengeluarkan sekira 210 ribu ton untuk bantuan pangan.

"Kalau stoknya kita lihat masih, nanti diteruskan lagi sehingga masyarakat jangan sampai terdampak dari kenaikan harga beras,” ujarnya.

Meski stok beras di gudang Bulog mencukupi, Jokowi menilai pemerintah masih perlu melakukan impor beras. Kebijakan itu diperlukan untuk memastikan cadangan beras terpenuhi, serta mengantisipasi kenaikan harga akibat fenomena El Nino.

“Karena memang produksi pasti turun, karena El Nino, meskipun juga saya lihat angkanya juga tidak banyak,” ujarnya.

Saat ini, lanjut dia, impor beras asal Kamboja dalam proses perjalanan. Menurutnya, impor beras sebanyak 250.000 ton dari Kamboja itu merupakan bagian dari keseluruhan impor beras sebanyak 400.000 ton yang direncanakan pemerintah.

Jokowi menyampaikan, beras impor dari Kamboja itu akan disalurkan ke gudang-gudang Bulog berbagai daerah. Beras impor tersebut paling lambat tiba di Indonesia pada November 2023.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini