Kamis, 4 Juni 2026

PepsiCo Bangun Pabrik Makanan Ringan di Bekasi

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 30 Agustus 2023 | 15:44 WIB

NAWACITApost.com - Perusahaan makanan dan minuman asal Amerika Serikat, PepsiCo, kembali ke Indonesia. Mereka mulai membangun pabriknya di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat pada hari Rabu (30/8).

Pabrik ini merupakan bagian dari komitmen investasi PepsiCo senilai US$200 juta atau sekitar Rp3,04 triliun (kurs Rp15.200/US$) untuk berinvestasi di Indonesia selama 10 tahun. Usai pabrik berdiri, PepsiCo akan mulai memproduksi makanan ringan paling cepat pada tahun 2025.

Peresmian pabrik Pepsico dilakukan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, serta Atase Perdagangan Amerika Serikat untuk Indonesia Melissa Marszalek. Pabrik yang dibangun di atas lahan seluas 6 hektare tersebut akan memproduksi sejumlah produk makanan ringan dan menjadi fasilitas manufaktur yang sepenuhnya menerapkan prinsip berkelanjutan.

"Kami mengapresiasi komitmen jangka panjang PepsiCo terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui investasi yang diperkirakan mencapai nilai US$200 juta ini," ujar Bahlil dalam acara peletakan batu pertama Pabrik PepsiCo Indonesia, Rabu (30/8/2023).

Sebagai informasi, Afiliasi PepsiCo, Fritolay Netherlands Holding B.V. dan Indofood CBP, sebuah unit dari perusahaan makanan terbesar di Indonesia, Indofood Group, mengakhiri kerja sama yang telah terjalin selama 30 tahun di tahun 2021 tanpa memberikan alasan, ketika Indofood membeli saham minoritas PepsiCo.

Perusahaan patungan ini, pada saat itu telah memproduksi berbagai makanan ringan dengan merek-merek seperti Lay's, Cheetos, dan Doritos. Membangun pabrik baru tanpa mitra lokal, PepsiCo berjanji untuk mendapatkan sebagian besar bahan baku makanan ringannya, termasuk jagung dan minyak kelapa sawit, dari sumber-sumber yang berkelanjutan dan menggunakan sumber daya terbarukan.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini