NAWACITAPOST.COM - Pengusaha Yusuf Ngadiman berusaha berbagi ilmu dengan memberikan bimbingan kepada para petani agar mendapat hasil panen rumput laut yang maksimal dan berkualitas.
Menurutnya, rumput laut menjadi ladang sumber mata pencarian warga pesisir laut jika diolah secara benar dan baik.
"Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dalam memilih lokasi pembudidayaan rumput laut," kata Yusuf Ngadiman kepada awak media saat ditemui di Jakarta, belum lama ini.
Yusuf Ngadiman mengatakan para petani rumput laut harus memperhatikan peraian yang cukup tenang untuk rumput laut.
"Kedalaman tidak bisa kurang dari 70 cm saat surut rendah dan tidak lebih dari 200 cm saat pasang ,Lokasi terlindung dari ombak dan angin kencang ," katanya.
-
"Lalu, lokasi memiliki sediaan rumput alami, lokasi harus didukung dasar perairan bersifat substrat (berlumpur atau sedikit berpasir) ," jelasnya.
Dengan melakukan beberapa tata cara budidaya rumput laut, teknis ini guna mendorong meningkatkan produksi serta pendapatan para petani sekitar pesisir pantai di kawasan Serang, Banten.
Yusuf Ngadiman juga menjelaskan bahwa perairannya harus subur. Oleh karena itu, para petani rumput laut juga harus memperhatikan lokasi.
"Langkah ini wajib dilakukan untuk menguji potensi daerah terpilih agar kamu tidak mengalami kerugian di masa depan," jelas Yusuf Ngadiman.
Pada kesempatan itu, Yusuf Ngadiman menjelaskan bahwa Indonesia berpotensi menjadi pemain utama rumput laut dunia. Jika, ada dukungan kebijakan terintegrasi di hulu-hilir.
Hilirisasi rumput laut dalam negeri masih terkendala pendataan produksi dan kebutuhan bahan baku di hilir.
Selanjutnya, Yusuf Ngadiman menjelaskan bahwa produk turunan rumput laut dikelompokkan menjadi produk pangan, pakan, pupuk, produk kosmetik, dan produk farmasi. Tak hanya itu, rumput laut juga dijadikan UMKM masyarakat sepertiĀ manisan, agar-agar, dodol, mi, minuman, dan stik. (*****)