Kamis, 4 Juni 2026

Penerbitan Green Bond Tembus US$700 Miliar

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 12 Juli 2023 | 11:15 WIB

NAWACITApost.com - Penerbitan obligasi hijau, sosial, dan berkelanjutan atau green bond sudah menembus USD700 miliar pada 2020. Angka tersebut, naik dua kali lipat dibanding pada 2019, yakni sebesar USD358 miliar.

"Hal ini menunjukan besarnya minat investasi berkelanjutan saat ini," kata Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, di Jakarta, Rabu (12/7/2023).

Tiko, sapaan akrab dia, mengatakan, saat ini instrumen ESG dan obligasi secara global, sebagai proxy dari mobilisasi sumber daya dan pendanaan, memang terjadi peningkatan yang signifikan dalam jumlah penerbitan. Dia mengatakan, seluruh pihak baik pemerintah, regulator dan pelaku industri perlu berkolaborasi aktif untuk mencapai target dekarbonisasi dan mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada 2060.

Menurutnya, pemerintah perlu memberikan pedoman dan insentif yang diperlukan untuk meningkatkan minat dan permintaan terhadap praktik ESG, termasuk pemanfaatan Nilai Ekonomi Karbon (NEK). Di sisi lain, regulator juga perlu menyediakan kerangka kerja dan platform yang memadai bagi industri untuk meningkatkan partisipasi dalam proyek hijau ini.

"Di sisi lain, seluruh pihak juga perlu membangun dan meningkatkan kemampuan dan kapasitas mereka dalam mengembangkan dan menawarkan berbagai inisiatif berkelanjutan menuju ekonomi rendah karbon dan tercapainya target NZE 2060," jelasnya.

Tiko melihat, Indonesia memiliki potensi besar untuk mencapai tujuan NZE melalui penyerapan karbon di sektor kehutanan dan transisi energi menuju energi baru terbarukan (EBT). "Pada 2020, kebakaran hutan turun hingga 82 persen, tingkat kebakaran hutan terendah dalam 20 tahun terakhir," kata dia.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini