Minggu, 19 Juli 2026

Small Business Asia 2024, Momentum Kolaborasi di Asia untuk Pemberdayaan UKM Indonesia

Photo Author
Denny Thama, Nawacita Post
- Senin, 11 November 2024 | 11:56 WIB
penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara ACSB Indonesia dan China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT)
penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara ACSB Indonesia dan China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT)

NAWACITAPOST.COM – Dalam semangat kebangkitan organisasi dan kepemimpinan baru, delegasi Asia Council for Small Business (ACSB) Indonesia turut ambil bagian dalam pertemuan tahunan Asia Small Business Federation (ASBF) yang diselenggarakan pada 5-8 November 2024 di Manila, Filipina. Pertemuan ini menjadi ajang penting bagi organisasi-organisasi small business di Asia untuk bertukar informasi dan mempererat kolaborasi dalam pemberdayaan usaha kecil.

Agenda pertemuan dimulai pada 5 November 2024 dengan kunjungan delegasi ASBF dan ACSB Indonesia ke kantor pusat Asian Development Bank (ADB) di Manila. Delegasi diterima oleh Made Arya Wijaya, Executive Director ADB, yang menyambut baik peluang untuk ASBF menggelar agenda tahunan di kantor pusat ADB. Dalam pertemuan tersebut, Bapak Made Arya menekankan pentingnya pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM) sebagai bagian dari upaya pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di kawasan Asia.

Pada 8 November 2024, delegasi ACSB Indonesia menghadiri pertemuan utama yang berlangsung di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Manila. Pertemuan ini dihadiri oleh anggota baru ASBF dari Jepang, yang dipimpin oleh Shinji Tanaka, serta Presiden baru ACSB Indonesia, Peng Suyoto. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara ACSB Indonesia dan China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT). MoU ini bertujuan untuk memperkuat pemberdayaan pelaku UKM Indonesia dengan memanfaatkan program sertifikasi dan kurikulum pengembangan usaha kecil yang dimiliki CCPIT China.

Made Arya Wijaya dalam sambutannya juga menyoroti lima fokus strategis ADB, yaitu aksi iklim, pengembangan sektor swasta, kerjasama regional, transformasi digital, serta ketahanan dan pemberdayaan. Fokus terakhir, yaitu ketahanan dan pemberdayaan, diharapkan dapat menjadi landasan bagi kolaborasi yang lebih erat antara ADB, ASBF, dan ACSB Indonesia dalam meningkatkan daya tahan ekonomi melalui pemberdayaan UKM di Asia.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring global, delegasi ASBF juga bertemu dengan Vice President ADB, Ms. Fathima, untuk membahas partisipasi ASBF dalam pertemuan tahunan ADB yang akan diselenggarakan di Milan, Italia, pada 4-7 Mei 2025. Melalui partisipasi ini, ASBF diharapkan dapat memperkuat posisinya sebagai organisasi terdepan dalam pemberdayaan UKM di tingkat regional.

Selain itu, acara tersebut juga menjadi ajang pengumuman pemenang Asian Youth Entrepreneurship Competition (AYEC) 2024. Kompetisi yang diikuti oleh mahasiswa se-Asia ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda. Lima tim pemenang AYEC 2024, yang berasal dari Bangladesh, Indonesia, China, Malaysia, dan Filipina, diumumkan dalam acara tersebut.

Asia Small Business Federation (ASBF) adalah organisasi yang fokus pada pemberdayaan UKM di Asia, dengan anggota dari berbagai negara termasuk Indonesia, China, Jepang, Thailand, dan lain-lain. Sementara itu, ACSB Indonesia adalah bagian dari ASBF yang aktif di Indonesia, berkomitmen untuk meningkatkan kolaborasi antara pelaku usaha kecil dengan pemerintah, akademisi, dan perusahaan.

Dengan semangat baru dan kolaborasi yang semakin kuat, ACSB Indonesia berharap dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pemberdayaan UKM di tingkat nasional maupun regional.

Editor: Denny Thama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini