NAWACITAPOST.COM - Dalam rangka pemenuhan kebutuhan tebu giling dari Agroforestry Tebu Mandiri (ATM), Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto menunjukkan komitmennya dengan menyiapkan strategi Tebang, Muat, Angkut (TMA) untuk Pabrik Gula (PG) Rajawali I, Unit PG Krebet Baru, anak perusahaan Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Group.
Informasi yang dihimpun wartawan Nawacitapost.com dari humas Perhutani KPH Mojokerto Eko Sulistio Wahyudi, panen perdana ATM tahun tanam 2023 bertempat di Mahoni Raya, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Mantup, Lamongan, Jawa Timur, yang dilaksanakan pada Rabu (03/07/2024).
Adapun potensi ATM Plant Cane (PC) untuk Tahun 2023 di KPH Mojokerto tersebar di BKPH Lawangan Agung, Mantup, Ngimbang, Kemlagi dan Kambangan seluas 131,84 Hektar dengan estimasi potensi produksi tebu sebesar 55 Ton per Hektar.
Hadir dalam pertemuan strategi TMA tersebut Wakil Kepala KPH Mojokerto Timur Deny Yadianurtopo, Kepala Seksi.(Kasi) Agroforestry dan Ekowisata Suyasman, Kepala Sub Seksi (KSS) Agrowisata Agus Priyanto, Kepala BKPH Kemlagi, Kambangan, Ngimbang, Lawangan Agung dan KBKPH Mantup beserta jajaran. Sedangkan dari PG Krebet Baru hadir Kepala Tebangan dan Angkutan, Heru Susanto dengan jajarannya; Asep Syaifullah, Kancil Solikin dan Doxa Permana (Supervisor KBB).
Kepala KPH Mojokerto, Rusydi melalui Deny Yadianurtopo selaku koordinator pengawalan ATM KPH Mojokerto menyampaikan bahwa, budidaya tebu di kawasan hutan Mojokerto dilaksanakan dalam rangka menunjang program pemerintah dalam ketahanan pangan terkait penyediaan bahan baku gula.
"Pengembangan agroforesty tebu secara mandiri tersebut merupakan implementasi dari salah satu inisiatif strategis Perhutani yang telah ditetapakan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta masuk ke dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Perhutani," ucap pria yang akrab dipanggil Deny.
Baca Juga: Salurkan Bantuan TJSL, Perhutani KPH Mojokerto Serahkan Hewan Qurban Kepada MDH Ngimbang
Lebih lanjut Deny menjelaskan, menyiapkan strategi TMA ATM KPH Mojokerto yang melibatkan RNI atau PG Krebet Baru Malang adalah sebagai bentuk kolaborasi bersama mitra BUMN yang kompeten dalam budidaya tebu dan industri gula, guna mendukung swasembada gula nasional," imbuhnya.
Sementara Kepala Tebang dan Muat PG Krebet Baru Heru Susanto menjelaskan, sebagai holding perkebunan yang diberikan amanah untuk mewujudkan dan mensukseskan program pemerintah swasembada gula nasional.
Baca Juga: Sebagai Ungkapan Rasa Syukur, Perhutani KPH Mojokerto Manfaatkan Momentum Idul Adha 1445 Hijriah
"Kemitraan dengan Perhutani dalam pemenuhan menyiapkan bahan baku tebu giling yang berkualitas dengan mutu Manis Bersih dan Segar (MBS) dibutuhkan strategi TMA 2024 dengan baik," terangnya.
Artikel Terkait
Pastikan PPUHH Sesuai Standar, KPH Mojokerto dan CDK Bojonegoro Adakan Monev
Terima Kunjungan Tim Ditjen PSKL, Administratur KPH Mojokerto Sampaikan Ini
Sebagai Ungkapan Rasa Syukur, Perhutani KPH Mojokerto Manfaatkan Momentum Idul Adha 1445 Hijriah
Salurkan Bantuan TJSL, Perhutani KPH Mojokerto Serahkan Hewan Qurban Kepada MDH Ngimbang
Turut Peringati Hari Bhayangkara ke-78, Perhutani KPH Mojokerto dengan TNI-Polri dan MDH Lakukan Penanaman Bersama
Ekspresikan Rasa Syukur dan Lestarikan Budaya Lokal, Perhutani KPH Mojokerto dan Warga Gelar Acara Sedekah Bumi