NAWACIITAPOST.COM - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) akan menghadirkan skema tarif baru yang menggunakan dynamic pricing untuk layanan perjalanan Kereta Cepat WHOOSH. Dynamic pricing ini diharapkan memberikan fleksibilitas harga kepada penumpang, dengan tarif yang bisa menjadi lebih murah tergantung pada beberapa faktor.
Menurut Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti, tarif untuk kelas pelayanan Premium Economy akan berada pada kisaran Rp150.000, Rp175.000, Rp200.000, Rp225.000, hingga Rp250.000.
Namun, perlu dicatat bahwa tarif untuk kelas bisnis dan first class tetap tidak berubah, yaitu masing-masing Rp450.000 dan Rp600.000.
Baca Juga: PDIP Tunjuk Yasonna H Laoly Lagi, Agustus Gea Bongkar 5 Jejak Prestasinya sebagai Caleg DPR RI
Emir Monti menjelaskan bahwa beberapa faktor yang mempengaruhi dynamic pricing mencakup jam perjalanan (peak hour atau off-peak hour), musim liburan (high season atau low season), dan hari kerja atau akhir pekan.
Pada jam sibuk atau saat musim liburan, penumpang dapat menghadapi tarif yang lebih tinggi, sementara di luar waktu tersebut, tarif dapat lebih terjangkau.
Dynamic pricing memberikan alternatif perjalanan dengan tarif yang berbeda sesuai dengan kebutuhan, preferensi, dan daya beli penumpang. Dengan adanya fleksibilitas ini, diharapkan penumpang dapat memilih waktu perjalanan yang lebih sesuai dengan anggaran mereka.
Sementara itu, General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyatakan bahwa skema dynamic pricing ini akan memberikan nilai tambah bagi penumpang. Penumpang dapat meraih tiket dengan harga lebih hemat jika melakukan perjalanan di waktu tertentu, sesuai dengan prinsip fleksibilitas harga yang diusung oleh skema ini.
Baca Juga: Kepala Rutan Balikpapan Pastikan Kualitas Pelayanan Pemberian Makan dan Minum Sesuai Standar
Eva menjelaskan, masyarakat yang berminat menggunakan WHOOSH dapat melakukan pemesanan melalui saluran resmi, seperti aplikasi Whoosh, situs ticket.kcic.co.id, Ticket Vending Machine, dan loket resmi di stasiun, serta melalui aplikasi mitra seperti Access by KAI, Livin by Mandiri, BRImo, dan BNI Mobile Banking. Selain itu, penerapan dynamic pricing akan terus dipantau dan dievaluasi agar tetap sesuai dengan kebutuhan penumpang dan operasional WHOOSH.
Artikel Terkait
Whoosh Terintegrasi dengan Transjakarta , LRT Jabodebek, dan Kereta Feeder
Balik Modal Kereta Cepat Whoosh Bisa 139 Tahun
Jadwal Terbaru Kereta Cepat Whoosh Januari 2024, dari Stasiun Halim ke Tegalluar 20 Kali Perjalanan Setiap Hari!
Jadwal Terbaru Kereta Cepat Whoosh dari Stasiun Tegalluar ke Halim, Ada 20 Perjalan Setiap Hari
Barang Ketinggalan di Kereta Cepat WHOOSH Capai Rp500 Juta