NAWACITAPOST.COM - Bagi pengguna LRT Jabodebek, ada kabar baik. Tarif promo LRT Jabodebek diperpanjang hingga akhir Februari 2023.
Sebelumnya, tarif normal diharapkan telah diberlakukan pada awal bulan Februari 2023. Namun, pemberlakuan tarif normal ini ditunda hingga 29 Februari 2024.
Pengumuman perpanjangan promo ini disampaikan melalui akun Instagram resmi Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (@ditjenperkeretaapian) pada Senin (22/1/2024).
Baca Juga: Elektablitas Prabowo-Gibran Cenderung Turun
"Tarif promo LRT Jabodebek diperpanjang! Bikin hati makin senang. Berlaku hingga 29 Februari 2023," demikian bunyi pengumuman tersebut.
Dalam promo ini, tarif perjalanan LRT Jabodebek minimal Rp 3.000 dan maksimal Rp 20.000. Adapun rinciannya, tarif untuk 1 kilometer (km) pertama sebesar Rp 3.000, dengan penambahan Rp700 per kilometer untuk setiap kilometer berikutnya.
Tarif maksimalnya adalah Rp 10.000 untuk jam non-peak dan Rp 20.000 untuk jam peak. Jam peak hour LRT Jabodebek berlaku pada pukul 06.00 hingga 08.59 WIB dan 16.00 hingga 18.59 WIB. Sisanya dianggap sebagai jam non-peak.
Sementara di akhir pekan dan hari libur, tarif per kilometer tetap berlaku, tetapi tarif maksimal rata-rata menjadi Rp 10.000 tanpa memandang jam peak atau non-peak.
Sebagai informasi tambahan, tarif LRT Jabodebek tanpa promo telah diatur melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 67 Tahun 2023 tentang Tarif Angkutan Orang dengan Kereta Api Ringan Terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi untuk Melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik.
Berdasarkan regulasi ini, tarif dasar LRT Jabodebek dimulai dari Rp 5.000 untuk 1 kilometer pertama dan bertambah sebesar Rp 700 per kilometer berikutnya.
Baca Juga: Hasil Debat Cawapres: Publik Salahkan Gibran hingga Muncul Tagar Asal Bukan Gibran
Berikut adalah contoh tarif perjalanan LRT Jabodebek antara beberapa stasiun:
- Stasiun Dukuh Atas - Stasiun Cawang: sepanjang ± 10 km (Tarif Rp 11.300)
- Stasiun Dukuh Atas - Stasiun Harjamukti: sepanjang ± 25 km (Tarif Rp 21.800)
- Stasiun Dukuh Atas - Stasiun Jatimulya: sepanjang ± 28 km (Tarif Rp 23.900)
- Stasiun Dukuh Atas - Stasiun Halim: sepanjang ± 13 km (Tarif Rp 13.400)
- Stasiun Harjamukti - Stasiun Jatimulya: sepanjang ± 33 km (Tarif Rp 27.400)
- Stasiun Harjamukti - Stasiun Cawang: sepanjang ± 15 km (Tarif Rp 14.800)
- Stasiun Harjamukti - Stasiun Halim: sepanjang ± 19 km (Tarif Rp 17.600)
- Stasiun Jatimulya - Stasiun Cawang: sepanjang ± 18 km (Tarif Rp 16.900)
- Stasiun Jatimulya - Stasiun Cawang: sepanjang ± 15 km (Tarif Rp 14.800)
- Stasiun Cawang - Stasiun Halim: sepanjang ± 4 km (Tarif Rp 7.100)
Baca Juga: Disebut Mahfud Md dalam Debat Cawapres, Apa Itu Ekonomi Sirkular?
Artikel Terkait
Pemerintah Kaji LRT Jabodebek Sampai ke Bogor
LRT Jabodebek Sudah Layani 1,46 Juta Penumpang
Whoosh Terintegrasi dengan Transjakarta , LRT Jabodebek, dan Kereta Feeder
Hore! Ada Promo Tarif LRT Jabodebek Tiap Akhir Pekan dan Libur Nasional
Belum Setahun, Roda LRT Jabbodebek Sudah Aus Bikin Perjalanan Terganggu