Padangsidimpuan, NAWACITAPOST.COM - Petugas kesehatan Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan mengikuti penguatan kapasitas petugas kesehatan dalam pengendalian penyakit menular (HIV-AIDS dan TBC) pada 40 Rutan/Lapas percontohan penyelenggaraan layanan kesehatan pemasyarakatan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas). Kegiatan yang berlangsung secara virtual ini diikuti oleh 40 UPT Pemasyarakatan percontohan yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia. Kamis, 21 September 2023.
Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Ditjenpas, Elly Yuzar. Dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petugas kesehatan dalam pengendalian penyakit menular, khususnya HIV-AIDS dan TBC.
"Petugas kesehatan merupakan garda terdepan dalam pengendalian penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan. Oleh karena itu, penguatan kapasitas ini sangat penting untuk dilakukan," kata Elly.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, antara lain dari Kementerian Kesehatan, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan organisasi non-pemerintah. Narasumber menyampaikan materi terkait epidemiologi, pencegahan, diagnosis, dan pengobatan HIV-AIDS dan TBC.
Petugas kesehatan Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan, Mara Bintang Lubis menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dalam pengendalian penyakit menular.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan saya dalam pengendalian penyakit menular, khususnya HIV-AIDS dan TBC. Saya berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan," kata Bintang.
Kegiatan penguatan kapasitas petugas kesehatan ini merupakan salah satu upaya Ditjenpas untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan. Diharapkan dengan kegiatan ini, dapat tercipta UPT Pemasyarakatan yang sehat dan bebas dari penyakit menular.
(Humas Lapasid)