daerah

Rp134 Juta Kas Warga Diduga Dibawa Ketua RT, Pengawasan Pemkot Surabaya Dipertanyakan

Rabu, 9 September 2026 | 17:19 WIB

 

SURABAYA, NAWACITAPOST.COM — Polemik pengelolaan kas warga di Perumahan Green Lake Natural Living RT 07/RW 08, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Surabaya, semakin serius. Dana kas warga yang disebut mencapai sekitar Rp164 juta diduga dikuasai oleh Ketua RT berinisial DS, setelah dana tersebut tersimpan di rekening pribadi yang bersangkutan.

Persoalan mencuat setelah sejumlah pengurus RT mengundurkan diri hampir bersamaan. Warga kemudian mempertanyakan keberadaan dan pertanggungjawaban dana tersebut karena tidak mendapatkan laporan keuangan yang dinilai transparan.

Yang membuat persoalan semakin serius, dalam mediasi pada Minggu, 6 September 2026, DS disebut mengakui bahwa mutasi rekening yang sebelumnya diberikan kepada warga merupakan hasil editan.

"Mutasi awal yang diberikan di grup adalah mutasi editan. Yang saya print memang itu yang editan, yang di live tadi itu yang aslinya," kata DS dalam rekaman mediasi.

Pernyataan tersebut sontak membuat persoalan kas warga semakin dipertanyakan. Sebab, yang dipersoalkan warga bukan lagi sekadar administrasi, tetapi keberadaan uang dan transparansi pertanggungjawabannya.

Dalam forum tersebut, DS juga menyatakan mengundurkan diri sebagai Ketua RT dan berjanji mengembalikan dana tersisa sekitar Rp134 juta ke rekening Wakil Ketua RT sebagai rekening penampungan sementara pada Senin, 7 September 2026 pukul 13.00 WIB.

Ketika ditanya apabila janji tersebut tidak dipenuhi, DS menjawab:

"Seandainya jika itu meleset atau wanprestasi Pak? Ya saya pasrahkan ke warga saja."

Namun berdasarkan keterangan warga kepada Nawacita Post, hingga berita ini ditulis, dana sekitar Rp134 juta yang dijanjikan dikembalikan tersebut belum masuk ke rekening penampungan.

Kondisi inilah yang kemudian memunculkan pertanyaan besar: sebenarnya di mana keberadaan uang warga tersebut?

Bukan Lagi Soal Kas RT, Tapi Soal Uang Warga

Salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, persoalan ini sudah berkembang jauh dari sekadar konflik internal kepengurusan RT.

"Ini uang warga. Kalau memang sudah ada janji dikembalikan, kenapa sampai sekarang belum masuk? Warga tentu mempertanyakan uangnya ada di mana," ujarnya kepada Nawacita Post.

Menurutnya, warga berhak mengetahui secara terang-benderang berapa total dana yang terkumpul, berapa yang telah digunakan, berapa saldo sebenarnya, serta siapa yang menguasai dana tersebut.

Apalagi, dana disebut berada di rekening pribadi Ketua RT.

Halaman:

Tags

Terkini