NAWACITAPOST.COM — Momentum peringatan Hari Jadi Kota Bekasi ke 29 tahun ini membawa kabar segar bagi masyarakat, khususnya warga di wilayah Pondok Gede. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, memberikan sinyal kuat mengenai perluasan fasilitas publik berupa pembangunan lapangan olahraga baru setelah mendapatkan lampu hijau dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Pernyataan tersebut disampaikan Tri Adhianto di hadapan para pemangku kepentingan dalam Sidang Istimewa DPRD Kota Bekasi yang digelar di Ruang Rapat Paripurna, Gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar No. 112, pada Selasa (10/03/2026).
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi yang terjalin erat antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.
Baca Juga: Profil Tokoh Nasional Nusron Wahid, Sang Organisatoris Ulung dari Pantura
Restu Gubernur di Balik Podium
Di sela-sela khidmatnya prosesi sidang paripurna, Tri mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan koordinasi langsung dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dalam perbincangan singkat tersebut, pria yang akrab disapa KDM itu menyatakan komitmennya untuk mendukung pembangunan infrastruktur olahraga di Kota Bekasi.
“Alhamdulillah, setelah Lapangan Padurenan di Mustika Jaya sukses diresmikan, Gubernur Jawa Barat juga berencana membangun lapangan kedua di wilayah Pondok Gede. Ini adalah bentuk nyata dukungan Pemprov terhadap kualitas hidup warga Bekasi,” ujar Tri Adhianto disambut riuh tepuk tangan peserta sidang.
Melanjutkan Sukses Lapangan Padurenan
Rencana pembangunan di Pondok Gede ini merupakan kelanjutan dari program revitalisasi ruang publik yang telah berjalan. Sebelumnya, pada 18 Februari 2026, kolaborasi Pemprov Jabar dan Pemkot Bekasi telah membuahkan hasil dengan peresmian Lapangan Padurenan di Kecamatan Mustika Jaya.
Kala itu, momen peresmian berlangsung hangat dengan aksi Gubernur Jabar dan Wali Kota yang turun langsung menjajal rumput lapangan dalam pertandingan sepak bola bersama warga. Filosofi di balik pembangunan ini menurut Tri bukan sekadar estetika kota, melainkan penciptaan ruang yang inklusif.
Manfaat Strategis Pembangunan Lapangan:
- Sarana Interaksi Sosial: Menjadi pusat keramaian baru yang mempererat silaturahmi antarwarga.
- Pengembangan Bakat: Wadah bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan di bidang olahraga secara gratis dan layak.
- Ruang Terbuka Hijau (RTH): Membantu menjaga keseimbangan ekosistem urban di wilayah padat penduduk.
- Aktivitas Positif: Mencegah kenakalan remaja dengan menyediakan fasilitas kegiatan yang sehat dan terarah.
Visi Kota Ramah Olahraga
Tri Adhianto menekankan bahwa perluasan fasilitas olahraga di wilayah Pondok Gede sangat mendesak mengingat tingginya mobilitas dan jumlah penduduk di area tersebut. Ia berharap keberadaan lapangan ini nantinya dapat menjadi oase bagi masyarakat di tengah padatnya aktivitas perkotaan.
Baca Juga: Wali Kota Bekasi Minta Tangan Dingin KDM Tuntaskan Sengketa Aset Perbatasan
"Kami ingin memastikan bahwa setiap sudut Kota Bekasi memiliki ruang publik yang representatif. Lapangan olahraga bukan hanya soal fisik bangunan, tapi soal membangun raga dan jiwa warga Bekasi agar lebih sehat dan bahagia," pungkasnya.
Pemerintah Kota Bekasi menargetkan koordinasi teknis terkait lahan dan desain lapangan di Pondok Gede ini dapat segera difinalisasi agar proses pengerjaan bisa dilakukan dalam waktu dekat.