NAWACITAPOST.COM – Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Josiah Michael, mendatangi Kementerian BUMN pada Jumat (19/9/2025) untuk mengkonsultasikan klaim eigendom 1278 Pertamina atas lahan warga Darmo Hill dan Kelurahan Pakis. Dari pertemuan terungkap, sejak berlakunya UU Nomor 1 Tahun 2025, kewenangan aset BUMN kini berada di PT. Danantara Asset Management.
“Aset BUMN menjadi kewenangan PT. Danantara Asset Management, sehingga tadi disarankan untuk menemui Pak Rolis, SVP Stakeholder PT. Danantara,” jelas Josiah.
Politisi PSI ini kemudian menemui corporate secretary PT. Danantara dan menyampaikan keluhan warga. Ia menegaskan klaim Pertamina tidak masuk akal karena warga memiliki alas hak sah dari BPN, namun transaksi terhambat akibat sertifikat ditandai “terindikasi eigendom 1278 Pertamina”.
Menurut Josiah, klaim Pertamina tidak masuk akal karena warga memiliki alas hak resmi dari BPN berupa SHM dan SHGB. Namun, kenyataannya notaris enggan memproses transaksi karena sertifikat warga ditandai dengan catatan “terindikasi eigendom 1278 Pertamina”.
“Saya sampaikan klaim tersebut tentu tidak masuk akal, sebab warga sendiri telah memegang alas hak yang dikeluarkan BPN berupa SHM & SHGB. Klaim seperti ini malah menimbulkan ketidakpastian hukum,” tegasnya.
Dalam pertemuan tersebut, PT. Danantara berjanji akan segera memanggil Pertamina untuk meminta klarifikasi. “Rolis yang merupakan corporate secretary PT. Danantara berjanji akan segera memanggil Pertamina untuk memberikan penjelasan,” kata Josiah.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan menunggu hasil pembahasan lanjutan. “Kita akan menunggu hasil pertemuan antara PT. Danantara Asset Management dengan pihak Pertamina, mereka berjanji akan mengabarkan hasilnya,” lanjutnya.
Selain melalui jalur tersebut, Josiah juga memastikan akan membawa kasus ini ke DPR RI. “Kami juga akan mengadukan permasalahan warga ke Komisi VI DPR RI, kami akan meminta untuk mengadakan RDPU terkait hal ini. Karena nasib banyak orang dipertaruhkan di sini,” tandasnya.
Menutup pernyataannya, Josiah menegaskan dirinya siap mengawal persoalan ini hingga tuntas. “Saya siap mengawal kasus ini hingga selesai, karena ini sangat menciderai rasa keadilan di masyarakat,” pungkasnya. ***