berita-peristiwa

Azhar Kahfi Apresiasi Klampit New Generation: Bukti Surabaya Tanggap Zaman

Selasa, 21 Januari 2025 | 14:54 WIB
Azhar Kahfi, anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - Surabaya terus berinovasi di era digitalisasi. Pemerintah Kota Surabaya, melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), meluncurkan aplikasi Klampit New Generation (KNG).

Peluncuran ini mendapat perhatian dari Azhar Kahfi, anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya. Menurutnya, aplikasi ini merupakan langkah inovatif dan adaptif yang menjawab kebutuhan masyarakat di era serba cepat.

“Peluncuran Klampit New Generation ini adalah bentuk perhatian Pemkot Surabaya, khususnya Dukcapil, dalam memberikan pelayanan cepat berbasis digital. Ini adalah sebuah terobosan yang perlu kita apresiasi," ujar Azhar Kahfi, pada Selasa (21/1/2025) di kantor DPRD Surabaya.

Aplikasi KNG memungkinkan warga mengurus dokumen kependudukan seperti akta kelahiran, pindah kartu keluarga (KK), pecah KK, hingga akta kematian secara mudah. Warga hanya perlu memindai barcode yang akan disediakan di balai RW atau melalui aplikasi berbasis web.

"Dari penjelasan Pak Kadis Dukcapil, prosesnya simpel. Tinggal scan barcode, kalau belum punya akun, buat akun dulu. Saya sudah coba, dan semua dokumen yang dibutuhkan tersedia di aplikasi ini. Ini mempermudah aktivitas masyarakat yang padat," jelas Azhar.

Azhar juga menjelaskan perbedaan KNG dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang sebelumnya diperkenalkan oleh Kemendagri. Jika IKD fokus pada dokumen dan pendataan, KNG dirancang untuk memberikan pelayanan kependudukan berbasis digital secara praktis dan langsung.

"KNG ini menunjukkan bahwa Pemkot Surabaya tanggap zaman. Dengan aplikasi ini, pengurusan dokumen jadi serba digital. Ini langkah konkret Surabaya menuju smart city," tambahnya.

Meski aplikasi ini inovatif, Azhar menggarisbawahi pentingnya sosialisasi dan pendampingan, khususnya bagi warga yang kurang memahami teknologi, seperti kalangan ibu-ibu dan warga lanjut usia.

"Prakteknya, barcode akan ditempel di balai RW, tapi perlu pendampingan perangkat RT/RW untuk menjelaskan mekanisme penggunaan aplikasi ini. Sosialisasi yang tepat sangat diperlukan agar semua kalangan bisa memanfaatkan inovasi ini," tegas Azhar.

Azhar menilai peluncuran KNG merupakan fondasi penting menuju kota pintar atau smart city. Surabaya terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, tidak hanya dalam infrastruktur, tetapi juga pelayanan publik.

"Ini menunjukkan pelayanan Surabaya sudah smart. Cepatnya akses, informasi, dan pelayanan adalah kunci menuju smart city. Langkah ini patut diapresiasi dan terus dikembangkan," pungkasnya.

Seperti diketahui mulai hari ini dan seterusnya warga Kota Surabaya bisa mengurus administrasi kependudukan (adminduk) secara online dengan lebih mudah. Sebab, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) telah mengembangkan aplikasi Klampid New Generation (KNG) yang bisa diakses melalui gawai (gadget).

Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya Eddy Christijanto, Senin (20/01/2025) mengatakan, bahwa inovasi tersebut merupakan pengembangan dari aplikasi KNG, sebagai komitmen Pemkot Surabaya untuk menghadirkan layanan adminduk dalam bentuk digital yang praktis dan efisien.***

Tags

Terkini