berita-peristiwa

Surabaya Mantapkan Kesiapan Pilkada Serentak 2024 Melalui Simulasi Teknis

Minggu, 24 November 2024 | 20:19 WIB

NAWACITAPOST.COM – Dalam upaya memastikan pelaksanaan Pilkada Serentak berjalan lancar dan aman, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya menggelar simulasi teknis pemungutan dan perhitungan suara pada Jumat pagi (22/11).

Acara ini berlangsung dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan aparat keamanan setempat.

Kegiatan ini dipusatkan untuk menguji kesiapan teknis serta mengidentifikasi potensi kendala yang mungkin terjadi pada hari pencoblosan, yang dijadwalkan pada 27 November 2024. Hadir dalam simulasi tersebut, Ketua KPU Kota Surabaya,

Suprayitno, dan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Dr. Lutfi Sulistiawan, yang memberikan arahan terkait pelaksanaan pemilu yang adil, aman, dan kondusif.

Fokus Pengamanan dan Profesionalisme Petugas

Dalam sambutannya, Kombes Lutfi Sulistiawan menyampaikan bahwa pengamanan menjadi salah satu fokus utama dalam penyelenggaraan Pilkada mendatang. Di Surabaya, terdapat 3.184 TPS yang akan diamankan oleh 906 personel gabungan.

Kami memastikan seluruh proses, mulai dari distribusi logistik hingga penghitungan suara, berjalan dengan baik,” ujarnya.

Latihan ini, lanjutnya, juga bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara aparat keamanan dan penyelenggara pemilu. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi tantangan di lapangan, seperti gangguan keamanan atau kendala teknis.

Simulasi ini dirancang menyerupai proses nyata pada hari pemungutan suara. Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mempraktikkan berbagai tahapan, mulai dari pembukaan TPS, verifikasi identitas pemilih, distribusi surat suara, hingga penghitungan dan pelaporan hasil pemilu.

Ketua KPU Surabaya, Suprayitno, menjelaskan bahwa simulasi ini juga berfungsi sebagai media edukasi untuk meningkatkan pemahaman petugas pemilu.

Kami ingin memastikan bahwa semua tahapan dilakukan sesuai prinsip demokrasi: langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap proses pemilu akan semakin kuat,” ungkapnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya penggunaan teknologi dalam pemilu, termasuk Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap), yang akan digunakan untuk mengunggah hasil suara dari TPS.

Pelatihan ini juga menyiapkan KPPS agar dapat mengoperasikan sistem ini dengan lancar, sehingga mempercepat proses rekapitulasi,” tambahnya.

Mengoptimalkan Partisipasi Pemilih

Halaman:

Tags

Terkini