NAWACITAPOST.COM - Proyek reklamasi Surabaya Waterfront Land (SWL) yang terletak di Laut Kenjeran, Kota Surabaya, direncanakan akan dikembangkan menjadi enam pulau.
Informasi tersebut disampaikan Agung Pramono, juru bicara PT Granting Jaya, kepada awak media, Selasa (3/9/2024)
“Jumlah pulaunya sekarang bertambah, ini terjadi karena ada perluasan kanal-kanal. Saat ini, 100 hektar tanah di Pulau A terhubung dengan area yang sudah ada. Kemudian ada juga Pulau B, C1, C2, D1, dan D2,” jelasnya.
Baca Juga: Ratusan Nelayan Surabaya kembali Gelar Aksi Tolak Reklamasi Pantai Kenjeran
Diketahui, Proyek yang digarap oleh PT Granting Jaya ini termasuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) dan diperkirakan akan selesai 100 persen dalam waktu 20 tahun mendatang.
Agung menambahkan, reklamasi enam pulau ini nantinya akan difungsikan untuk berbagai keperluan seperti pariwisata, bisnis, dan perdagangan. Ia juga menambahkan bahwa proyek ini dirancang untuk mendukung kebutuhan masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari kelas bawah hingga kelas atas.
“Pembangunan reklamasi ini juga fokus pada pengembangan wisata, salah satunya wisata mangrove. Selain itu, juga melanjutkan dan memperluas area wisata yang sudah ada serta mengintegrasikannya dengan kegiatan bisnis komersial,” tambahnya.
Baca Juga: DPC PKB kembali tunjuk Laila Mufidah sebagai Pimpinan DPRD Surabaya
Hingga saat ini, lanjut Agung, proyek reklamasi SWL telah mencapai tahap pengurusan izin dan sosialisasi di empat kecamatan yang terkena dampak. Pengerjaan enam pulau tersebut akan dilakukan secara bertahap.
“PSN memiliki prosedur yang cukup panjang. Kami juga harus mengurus berbagai perizinan dari berbagai pihak. Saat ini, kami masih berada dalam tahap penyelesaian perizinan,” pungkasnya. ***