Surabaya NAWACITAPOST - Sebuah peristiwa penganiayaan terhadap seorang pengemudi sepeda motor menjadi viral di media sosial, khususnya Twitter.
Rekaman video yang diunggah oleh akun @YRadianto memperlihatkan aksi kekerasan tersebut yang diduga dilakukan oleh sejumlah oknum TNI dari Batalyon 408.
Dalam video tersebut, terlihat sejumlah orang awalnya berada di pinggir jalan, kemudian mendekati pemotor yang tengah melintas.
Baca Juga: Arahkan Langkah Memenangkan Ganjar - Mahfud , PDI Perjuangan Simokerto Sosialisasi KTP 'SAKTI'
Narasi dalam video menyebutkan bahwa korban penganiayaan merupakan relawan dari pasangan calon presiden nomor 03, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Korban disebut baru pulang dari sebuah acara di Boyolali.
Kejadian ini terjadi di traffic light Sonolayu, Boyolali, Jawa Tengah, di mana korban langsung dicegat oleh sejumlah orang yang diduga merupakan oknum TNI.
Korban kemudian dibawa ke pos penjagaan dengan alasan mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak standar yang bersuara keras.
Baca Juga: TPN: Elektabilitas Ganjar-Mahfud Rebound, Capai 35-37 Persen
Dikutip dari Tribunnews, Pihak TNI mengakui adanya peristiwa penganiayaan tersebut dan menyatakan bahwa oknum anggota TNI yang terlibat sedang dalam proses pemeriksaan di Denpom Surakarta.
Kapuspen TNI, Brigjen Nugraha Gumilar, menyatakan bahwa lebih banyak detail mengenai kronologi peristiwa tersebut akan dijelaskan oleh Kodam IV Diponegoro.
Kolonel Inf Richard Harison, Kapendam IV Diponegoro, saat dihubungi, menyatakan sedang mengecek kebenaran peristiwa tersebut dan akan memberikan informasi lebih lanjut.
Baca Juga: Cara unik Anas Karno perkenalkan KTP SAKTI Ganjar - Mahfud
Ia mengaku, pihaknya terus menginvestigasi kasus ini untuk memastikan kebenaran dan mengambil tindakan yang diperlukan terhadap oknum TNI yang terlibat dalam penganiayaan tersebut.
Sementara itu, dari keterangan audionya, pengurus DPW Sergap Jawa Tengah barisan membernarkan adanya tragedi tersebut.