NAWACITAPOST.COM — Dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) kembali menunjukkan komitmennya dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Medbond (Medical Bounding) United for Elderly Care 2025, Sabtu (31/5/2025), di Balai Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.
Acara ini dihadiri oleh ratusan warga, jajaran pejabat desa, tokoh masyarakat, para kader dan bidan setempat. Kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusias, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap isu kesehatan, khususnya di kalangan lansia.
Kegiatan Medbond UWKS 2025 terbagi ke dalam lima tim penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan. Salah satu kegiatannya adalah edukasi mengenai osteoporosis dan manajemen pemeliharaan kesehatan tulang bagi para lansia.
Baca Juga: Cegah Komplikasi Sejak Dini, FK UWKS Edukasi Warga Sukorejo Soal Diabetes dan Hipertensi
Kegiatan edukasi ini dipimpin langsung oleh Dr. Sri Lestari Utami, SSi., MKes, yang juga bertindak sebagai ketua tim. Ia didampingi oleh dua dosen lainnya dari Fakultas Kedokteran UWKS, yakni dr. Jimmy Hadi Widjaja, Sp.PA dan dr. Sianny Suryawati, Sp.Rad.
“Kami ingin masyarakat, khususnya lansia, memahami pentingnya menjaga kesehatan tulang agar terhindar dari risiko osteoporosis dan fraktur. Apalagi, prevalensi osteoporosis di Indonesia cukup tinggi,” ujar Dr. Sri Lestari Utami, SSi., MKes di sela kegiatan.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi tentang bagaimana memelihara kepadatan massa tulang agar tidak mengalami penurunan drastis, sekaligus mencegah kejadian patah tulang osteoporotik.
Selain penyuluhan, pemeriksaan massa tulang juga diberikan secara gratis, mengingat terbatasnya akses pemeriksaan tersebut di fasilitas kesehatan dasar.
“Melalui pemeriksaan ini, warga bisa mengetahui risiko penurunan massa tulangnya. Setelah itu, kami berikan edukasi tentang cara mempertahankan kekuatan tulang melalui pola makan, aktivitas fisik, serta pentingnya deteksi dini,” tambahnya.
Pemeriksaan ini juga dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama yang sudah berusia lanjut, agar lebih memperhatikan kondisi tulangnya setelah mengetahui hasil dari pengukuran massa tulang yang dilakukan tim UWKS.
Baca Juga: Cegah Hipertensi, FK UWKS Edukasi Nutrisi Sehat untuk Lansia di Gresik
Pihak desa menyambut baik kegiatan ini dan berharap UWKS terus berkolaborasi dengan masyarakat dalam program kesehatan lainnya. “Kami sangat mengapresiasi UWKS. Edukasi seperti ini sangat bermanfaat, apalagi ditujukan langsung kepada masyarakat bawah,” ujar Fatkur Rohman Desa Sukorejo.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya sinergi antara dunia akademik dan komunitas lokal dalam membangun kesadaran kesehatan masyarakat, khususnya dalam mencegah penyakit degeneratif seperti osteoporosis. ***