Kamis, 4 Juni 2026

Prabowo Subianto Tunjukan Level Kepemimpinan, Atur Strategi Naik Kelas Negarawan Sejati

Photo Author
adekurniawan, Nawacita Post
- Minggu, 28 Mei 2023 | 13:07 WIB
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto

NAWACITAPOST.COM - Pangi Syarwi Chaniago selaku Direktur Eksekutif Voxpol Center mengatakan Prabowo Subianto sudah tak lagi menjadi capres tapi kepala pemimpin yang mengatur strategi untuk menciptakan sosok pemimpin yang berkualitas.

Selanjutnya, ia menyebutkan bahwa ada banyak keuntungan yang akan diraih Prabowo Subianto jika memang ini terealisasikan lantaran ketum Partai Gerindra ini akan mendapat label tak pernah hilang yakni negarawan sejati.

"Sekarang beliau masih politisi, bukan negarawan. Jika, jadi king maker, beliau akan naik kelas menjadi negarawan sejati," kata Pangi kepada awak media saat ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Selain mendapat keistimewaan, Pangi menyebut Prabowo Subianto akan melahirkan pemimpin yang baik dan hebat terlebih ia sudah memberi contoh kepada masyarakat.

"Seperti Surya Paloh dan Bu Mega, itu kan king maker yang sudah teruji. Mereka tidak lagi mengajukan dirinya." kata Prabowo Subianto.

"Itu king maker sejati karena sudah bicara tentang bagaimana melahirkan kader, melahirkan orang hebat melahirkan pemimpin-pemimpin hebat. Sebagai arsiteknya yang mengatur," imbuhnya

Berdasarkan pengamatnya, Prabowo Subianto memiliki rekam jejak yang positif di perpolitikan tanah air. Jadi, ia menghimbau agar menjadi king maker terlebih, Prabowo sudah tiga kali mengikuti pilpres

"Yang namanya Prabowo cukup king maker. Sudah waktunya beliau istirahat dalam politik yang melelahkan itu. Apalagi beliau kampanye keliling kelihatan lelah begitu," ucapnya.

Dengan begitu, Pangi mengatakan bahwa Pilpres 2024 momentum yang pas bagi Prabowo Subianto untuk bisa menjadi arsitek politik. Lantaran, ia bisa menyusun strategi peta politik serta mencari pemimpin yang berkualitas.

"Jadi sudah waktunya beliau di belakang layar mengatur apa yang ingin beliau munculkan," ujarnya.

Walaupun begitu, Pangi punya alasan mendasar terkait kenapa Prabowo Subianto tetap menjadi player adalah untuk memenangkan  Partai Gerindra. Hal tersebut karena masih ada kekuatan dari Prabowo Subianto di Partai Gerindra.

"Tetapi sejauh ini beliau masih tetap ingin menjadi calon presiden. Karena ingin menyelamatkan Gerindra," katanya.

"Karena Prabowo Effect itu masih besar. Kalau Prabowo enggak maju, maka Gerindra tidak terbantu," ucapnya.

Lebih lanjut, Pangi memaparkan tak ada ambisi kekuasaan pada diri Prabowo Subianto. Pencapresan dirinya dinilai untuk menyelamatkan eksistensi Gerinda di panggung politik tanah air.

"Tapi Prabowo itu sebetulnya sudah capek, sudah lelah. Tapi enggak ada pilihan karena kalau dia tidak maju, partainya babak belur," ungkapnya (****)

Editor: adekurniawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini