Jakarta, Nawa cita Post.com- Tingginya curah hujan di wilayah Jabotabek mengakibatkan beberapa wilayah kembali terendam banjir. Wilayah Kapuk Muara Kecamatan Penjaringan adalah wilayah langganan banjir di kawasan Jakarta Utara.
Dari 11 RW di Kelurahan Kapuk Muara 4 diantatanya menjadi langganan banjir di tiap musim penghujan.
Hujan lebat yang mengguyur Jakarta Kamis ( 29/01/2026) mengakibatkan 4 RW terendam banjir diantaranya RW 01,02,04 dan RW 05. Banjir mengakibatkan jalan Kapuk Muara tidak bisa di lalui kenderaan roda dua maupun roda empat.
"Curah hujan tinggi rumah pasti terendam, masalahnya rumah kami berada di samping kali Angke jadi air hujan dan air kali tidak bisa menampung" kata Dores warga RT 05/05 , Kamis ( 29/01/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan 2026 di Indonesia mulai berakhir pada periode April. Penurunan curah hujan menjadi penanda awal peralihan menuju musim kemarau.
Ketua Tim Analisis Variabel Iklim BMKG, Amsari Mudzakir Setiawan, mengatakan berakhirnya musim hujan berkaitan langsung dengan awal musim kemarau. Namun, waktu peralihan tersebut tidak terjadi serentak karena karakteristik iklim tiap wilayah berbeda.
“Kalau kita lihat dari prediksi hujan bulanan, umumnya curah hujan mulai berkurang pada periode bulan April. Selanjutnya di Mei dan Juni akan semakin berkurang,” kata Amsari dalam perbincangan bersama wartawan, Kamis 29 Januari 2026.