Surabaya NAWACITAPOST - Insiden tragis terjadi di kawasan industri yang dikelola PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Sulawesi Tengah.
Tungku fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) stainless steel PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (PT ITSS), khususnya tungku no.41, mengalami ledakan hebat sekitar pukul 06.15 WITA.
Peristiwa ini menyebabkan 13 pekerja tewas, terdiri dari 9 pekerja Indonesia dan 4 pekerja asal China, sementara 46 orang terluka akibat terkena uap panas. Manajemen PT IMIP telah membentuk tim penanganan dampak kecelakaan kerja di lokasi pabrik.
Dedy Kurniawan, Media Relations Head PT IMIP, menyatakan, "Manajemen PT IMIP telah menanggung seluruh biaya perawatan dan perawatan korban pascakecelakaan, serta santunan bagi keluarga korban. Kami juga telah menyerahkan 1 (satu) jenazah korban kepada keluarga korban."
Melalui keterangan tertulisnya, Minggu (24/12/2023), Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) langsung memerintahkan pihak kawasan untuk mengutamakan penanganan korban.
"Pihak Kemenko Maritim dan Investasi telah meminta pihak Kawasan untuk mengutamakan penanganan korban dan keluarga mereka," kata Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan, Kemenko Marves, Septian Hario Seto.
Seto menegaskan bahwa pihak kawasan telah membentuk tim khusus yang bertanggung jawab atas penanganan pasca kecelakaan, termasuk dukungan emosional bagi keluarga korban dan analisis menyeluruh atas penyebab kecelakaan. Tujuannya adalah memastikan bahwa semua aspek kecelakaan ditangani dengan serius dan profesional.
"Kami meminta penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui penyebab kecelakaan ini dan agar pihak kawasan berkomitmen untuk transparansi serta akan membagikan informasi segera setelah tersedia," tambah Seto.
Pemilik PT ITSS, PT Indonesia Tshingshan Stainless Steel, sebagian besar dimiliki oleh investor China. Kementerian ESDM mencatat bahwa 50% saham PT ITSS dimiliki oleh Tsingshan Holding Group Company Limited, sementara sisanya dimiliki oleh investor asal Indonesia, yaitu PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).
Dengan kepemilikan saham tersebut, kewenangan pengawasan PT ITSS berada di bawah Kementerian Perindustrian. PT ITSS, pemegang Izin Usaha Industri (IUI), merupakan salah satu produsen stainless steel di Kawasan Industri IMIP yang menghasilkan sekitar 1 juta ton per tahun dari total produksi 3 juta ton per tahun di kawasan tersebut.
Investasi sekitar US$ 6 miliar dari Tsingshan dan Bintang Delapan Group di Kawasan Industri Morowali membuat Indonesia menjadi salah satu produsen stainless steel yang diakui di pasar global. Tim dari Kemenko Marves akan segera berangkat untuk memeriksa kondisi di lapangan dan memastikan penanganan kecelakaan ini dilakukan dengan serius. (BNW)
Artikel Terkait
Smelter Bantaeng Kebanggaan Sulsel Diresmikan
Smelter Feronikel Ceria Nugraha Indotama Mulai Dibangun
Jokowi Jamin Smelter Freepot di Gersik Terbesar di Dunia
Forkompimda Jatim Dampingi Presiden RI Ground Breaking Pembangunan Smelter PT.Freeport Indonesia
Polda Malut Usut Tuntas Meledaknya Smelter PT. IWIP