NAWACITAPOST.COM— Lebih dari delapan dekade Indonesia berdiri tegak sebagai bangsa yang merdeka. Namun, dalam kacamata Komandan Kodim 1206 Putussibau, Letnan Kolonel Arm Andreas Prabowo Putro, makna kemerdekaan jauh melampaui seremoni dan kilas balik sejarah. Kemerdekaan adalah pondasi kokoh untuk memastikan kekuatan bangsa melangkah menuju Indonesia Emas 2045.
Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Dandim 1206 Putussibau menegaskan bahwa pertahanan negara saat ini bukan lagi sekadar persoalan mengangkat senjata di medan perang, melainkan perjuangan nyata menghadirkan kesejahteraan hingga ke pelosok negeri.
Refleksi dan Benteng Generasi Muda
Dandim 1206 Putussibau menilai momen perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi sarana evaluasi mendalam terhadap pemenuhan kebutuhan dasar seluruh rakyat Indonesia.
“Makna kemerdekaan tahun ini adalah kita harus merefleksikan kebutuhan dasar untuk masuk tahun 2045. Pendidikan, kesehatan, pertahanan, ekonomi, sehingga seluruh sektor dan seluruh aspek bisa semakin maju untuk mencapai target Indonesia Emas 2045,” ujar Andreas.
Di tengah gempuran era digital dan arus informasi global, ia turut menyoroti tantangan pembentukan karakter generasi muda—termasuk generasi milenial dan Gen Z—serta peran krusial orang tua dalam membentengi anak dari pengaruh negatif budaya asing.
“Tetap rajin belajar, tetap teguh bahwa budaya kita adalah budaya ketimuran. Jangan sampai terpengaruh dengan budaya-budaya yang tidak baik dari bangsa asing,” pesannya.
Sinergi Nyata demi Kedaulatan Bangsa
Tanggung jawab menjaga kedaulatan di wilayah perbatasan memerlukan sinergi lintas sektor yang solid. Kodim 1206 Putussibau terus memperkuat pertahanan yang mencakup aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, hingga keamanan (Ipoleksosbudhankam).
“Kami selalu berkoordinasi dengan kepala daerah, dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati, DPRD, Kapolres, Kejaksaan, Ketua Pengadilan, masyarakat, dan unsur-unsur adat serta agama,” ujar Andreas.
Menghubungkan Harapan dari Pedalaman
Bukti nyata dari komitmen tersebut terukir di Kecamatan Embaloh Hulu melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD). Kodim 1206 Putussibau memimpin pembukaan akses jalan darat sepanjang 6,5 kilometer yang menghubungkan Desa Ulak Pauk dan Desa Belatung.
Infrastruktur ini mengakhiri keterisolasian warga yang sebelumnya sangat bergantung pada jalur sungai dengan biaya dan waktu tempuh yang tinggi.
"Jalan adalah akses menuju pendidikan. Jalan adalah akses menuju pelayanan kesehatan. Jalan adalah akses menuju pasar. Dan pada akhirnya, jalan adalah bagian dari cara negara menghadirkan kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari," cetus Andreas.
Menyemarakkan Peringatan HUT ke-81 RI
Menyambut titik puncak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kodim 1206 Putussibau menggelar berbagai rangkaian agenda, mulai dari pembenahan lingkungan, doa bersama untuk keselamatan bangsa, perlombaan rakyat, hingga kesiapan puncak upacara pada 17 Agustus bersama pilar TNI lainnya seperti Yonif 644/Walet Sakti.
Semua perayaan ini dirajut dalam satu pesan mendalam dari bumi Kapuas Hulu: kemerdekaan harus dijaga, diisi dengan kerja keras, dan diwariskan menjadi bangsa yang jauh lebih kuat.(FN Ndraha)