NAWACITAPOST.COM – Harapan baru akhirnya menyinari semangat belajar para siswa SD Negeri 071222 Balohili Mola (SDN Bimol), Kecamatan Umbunasi, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.
Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi memulai langkah awal pembenahan sarana pendidikan melalui kegiatan Pematokan dan Mutual Contract (MC-0) rehabilitasi sekolah pada Senin, (24/8/2026).
Proyek vital ini mendapuk anggaran fantastis dari Dana Revitalisasi APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai pagu mencapai Rp1.185.701.249,-. Anggaran jumbo ini disalurkan untuk mentransformasi fasilitas belajar yang memprihatinkan.
Tim Perencana dan Pengawas memaparkan bahwa pengerjaan mencakup rehabilitasi 4 ruang kelas, rehabilitasi total 2 ruang kelas, pembenahan 1 ruang administrasi, serta penambahan 1 unit MCK.
Proses pematokan dihadiri langsung oleh Tim Perencana, Camat Umbunasi Faozanolo Ndruru, Kepala Sekolah SDN Bimol Talinama Halawa, Komite Sekolah, Kepala Desa Hiliuso San Zebua, para guru, tukang, hingga wali murid.
Dalam sambutannya, Camat Umbunasi Faozanolo Ndruru menegaskan pentingnya perubahan besar ini demi keselamatan dan kenyamanan generasi penerus.
Camat Umbunasi Faozanolo Ndruru ketika sambutan (Liusman Ndruru Nawacita)
"Gedung yang akan direhab ini sudah puluhan tahun dan banyak bagian yang rusak. Melalui dana revitalisasi ini kita berharap proses belajar mengajar di SDN Bimol bisa lebih optimal. Mari kita kawal bersama agar pengerjaannya tepat mutu dan tepat waktu," tegasnya.
Suasana haru dan lega terpancar dari pihak sekolah yang selama ini bertahan dalam keterbatasan fisik bangunan. Kepala SDN Bimol Talinama Halawa, tidak mampu menyembunyikan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah.
Kepala SDN Bimol Talinama Halawa (Liusman Ndruru Nawacita)
"Kami sangat bersyukur. Selama ini siswa belajar dengan keterbatasan. Dengan rehab ini anak-anak kami bisa belajar dengan lebih semangat dan orang tua juga lebih tenang," ungkapnya.
Ia juga memohon kerja sama erat dari seluruh elemen masyarakat agar proses revitalisasi bangunan dapat berjalan mulus sesuai harapan bersama.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Hiliuso San Zebua turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan menitipkan pesan krusial agar mutu serta kualitas bangunan menjadi prioritas utama pihak pelaksana.
Momen bersejarah ini ditutup dengan prosesi pematokan fisik secara simbolis oleh unsur yang hadir, disusul doa bersama demi kelancaran pembangunan tanpa hambatan.(Liusman Ndruru)