NAWACITAPOST.COM - Indonesia memiliki banyak gunung api yang tersebar di daratan dan bawah laut. Gunung api ini tidak hanya menjadi pemandangan yang menakjubkan, tetapi juga merupakan bagian penting dari sistem geologi yang mempengaruhi kehidupan masyarakat sekitar.
Namun, yang sering terlupakan adalah keberadaan gunung api bawah laut dan tersembunyi di kedalaman laut Indonesia. Gunung-gunung ini memiliki potensi geologis yang luar biasa.
Meski sulit untuk diamati secara langsung karena kedalamannya yang mencapai ribuan meter, gunung api bawah laut Indonesia tetap menjadi objek perhatian para ahli vulkanologi. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) secara rutin memantau aktivitas gunung-gunung api ini untuk mengantisipasi potensi bencana alam yang dapat ditimbulkan.
Gunung api bawah laut ini tersebar di berbagai lokasi di seluruh kepulauan Indonesia, mulai dari Sulawesi Utara hingga Laut Banda. Keberadaan gunung api bawah laut ini bukan hanya fenomena alam yang menakjubkan, tetapi juga mencerminkan kekayaan geologi Indonesia yang luar biasa.
Baca Juga: Bupati Nias Ya’atulo Gulo Hadiri Perayaan Natal RSUD DR M Thomsen Nias
Penasaran di mana saja gunung api bawah laut Indonesia? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
1. Gunung Api Kawio Barat
Gunung api Kawio Barat terletak di perairan Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Ketinggian gunung api bawah laut ini dari dasar laut mencapai 3.200 meter. Titik puncaknya berada di kedalaman 1.900 meter di bawah permukaan laut. Kawio Barat tercatat sebagai gunung api bawah laut tertinggi di dunia, sebuah prestasi yang menambah keunikan potensi geologis Indonesia.
2. Gunung Api Hobal
Gunung api Hobal atau Ile Werung terletak dekat Pulau Lembata di Nusa Tenggara Timur. Aktivitas gunung api ini terakhir kali tercatat pada tahun 1999, ketika muncul hembusan asap putih yang menjulang hingga 100 meter di permukaan laut. Ketinggian pastinya belum diketahui, tetapi aktivitasnya menunjukkan potensi aktivitas vulkanik yang signifikan di kawasan tersebut.
3. Gunung Api Banua Wuhu
Gunung api Banua Wuhu terletak dekat Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, dengan ketinggian 400 meter dari dasar laut. Aktivitas terakhir gunung ini tercatat pada tahun 1919, dengan erupsi yang cukup dahsyat. Erupsi tersebut menyebabkan gelombang pasang, ledakan hebat, dan kerusakan parah di pantai timur, termasuk membakar rumah-rumah penduduk.
4. Gunung Api Submarine Volcano 1922
Terletak di sekitar Kepulauan Sangihe Talaud, Sulawesi Utara, Gunung Api Submarine Volcano 1922 terletak di kedalaman sekitar 5.000 meter dari permukaan laut. Aktivitas terakhir gunung api ini tercatat pada tahun 1922, setelah rangkaian gempa bumi yang dimulai pada tahun 1912. Selama periode tersebut, terjadi beberapa gempa bumi submarin yang melanda wilayah ini.
Baca Juga: 7 Jalur Kereta Api Terpanjang di Dunia, Ada yang Sampai Enam Hari Perjalanan