nasional

GAMKI dan Sejumlah Ormas Kristen Sampaikan Sikap atas Pernyataan Jusuf Kalla

Senin, 13 April 2026 | 07:12 WIB
GAMKI menggelar konferensi pers bersama berbagai organisasi (Foto: GAMKI

NAWACITAPOST.COM — Menyusul beredarnya video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, di Masjid Universitas Gadjah Mada yang memicu polemik, Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) bersama sejumlah lembaga Kristen dan organisasi kemasyarakatan lainnya menyampaikan sikap resmi.

Dalam video tersebut, Jusuf Kalla menyinggung konflik bernuansa agama seperti di Poso dan Ambon, serta pandangan tentang konsep syahid yang diyakini kedua pihak saat konflik berlangsung.

Menanggapi hal itu, pada Minggu, 12 April 2026, GAMKI menggelar konferensi pers bersama berbagai organisasi, di antaranya Dewan Pakar Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI), Asosiasi Pendeta Indonesia (API), serta sejumlah ormas lainnya.

Ketua Umum DPP GAMKI, Sahat Sinurat, menyampaikan tiga poin utama dalam pernyataan sikap tersebut.

Pertama, menegaskan bahwa ajaran Kristen tidak pernah mengajarkan tindakan membunuh sebagai jalan memperoleh keselamatan, melainkan mengajarkan kasih kepada sesama, termasuk kepada musuh.

Kedua, mengecam pernyataan Jusuf Kalla yang dinilai melukai perasaan umat Kristen dan berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.

Ketiga, menyatakan rencana untuk melaporkan Jusuf Kalla kepada Kepolisian Republik Indonesia.

Usai penyampaian pernyataan tersebut, perwakilan lembaga Kristen dan organisasi masyarakat bergerak dari Sekretariat DPP GAMKI di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, menuju Kepolisian RI untuk menindaklanjuti laporan.

Tags

Terkini