nasional

5 Kampus di Sumatra Kompak Kritik Pemerintahan Jokowi

Rabu, 7 Februari 2024 | 12:10 WIB
Kampus di Sumatra menyuarakan kritik terhadap pemerintahan Jokowi. (X)

NAWACITAPOST.COM - Di Sumatera, semangat kritis dan kepedulian terhadap masa depan bangsa menjadi nyata ketika lima kampus terkemuka dari wilayah ini bersatu dalam suara kritis terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mereka secara tegas meminta agar Jokowi bersikap netral dalam Pemilu 2024. Ini bukan hanya sekadar kritik, namun juga sebuah pernyataan keseriusan dalam menjaga integritas demokrasi dan moralitas politik di negeri ini.

Salah satu kampus yang menyampaikan kritik tersebut, yakni sivitas akademika hingga alumni Universitas Sumatera Utara (USU). Mereka menyampaikan petisi pada Senin (5/2/2024), yang mengekspresikan keprihatinan terhadap kondisi bangsa dan negara.

Baca Juga: Dari Berbagi Angpo Hingga Pertunjukan Barongsai, Ini 9 Tradisi Tahun Baru Imlek yang Ada di Indonesia

Guru besar Fakultas Hukum USU, Ningrum Natasya Sirait, menyoroti pentingnya etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ningrum menegaskan bahwa pernyataan sikap yang mereka sampaikan adalah upaya untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara, serta untuk memastikan suasana yang tertib, aman, dan damai selama Pemilu 2024.

Petisi tersebut kemudian dibacakan oleh Guru Besar Fakultas Teknik USU, Prof Nurlisa Ginting. Isinya mencakup tiga poin penting. Pertama, meminta agar Presiden dan seluruh jajaran pemerintah tetap netral dalam Pemilu 2024. Kedua, menekankan pentingnya netralitas dan kejujuran dari KPU dan Bawaslu serta jajarannya. Ketiga, menuntut agar TNI dan Polri tetap netral dan bekerja secara profesional.

Acara tersebut dihadiri oleh enam guru besar USU, di antaranya Prof Ningrum Natasya Sirait, Prof Nurlisa Ginting, Prof Runtung Sitepu, Prof Robert Sibarani, Prof Sondang Pintauli, dan Prof Dr Budiman Ginting. Turut hadir pula sejumlah alumni USU seperti Mantan Wali Kota Medan Akhyar Nasution, Roy Fachraby Ginting, dan lainnya, serta sejumlah mahasiswa.

Baca Juga: Taman Bunga Celosia Semarang, Nikmati Wisata Seru dengan Hamparan Bunga dan Berbagai Spot Foto Keren Ada Disini

Sementara itu, pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, memberikan tanggapannya terhadap pernyataan sikap dari berbagai kampus tersebut. Dia menyatakan bahwa respons Jokowi terhadap petisi tersebut hanya bersifat normatif.

Adi menekankan pentingnya Presiden mengambil tindakan nyata jika dia memandang kritik dari sivitas akademika sebagai hal yang substansial. Menurut Adi, pernyataan sikap sivitas akademika ini merupakan bentuk penebalan dari kritik-kritik sebelumnya yang telah disampaikan oleh masyarakat sipil, mahasiswa, dan LSM mengenai kondisi demokrasi di Indonesia.

Dia juga menegaskan bahwa kritik dari para guru besar ini didasarkan pada politik moralitas, bukan politik partisan.

Berikut daftar kampus yang menyampaikan kritik kepada Jokowi

  1. Universitas Sumatera Utara (USU), pada 5 Februari 2024.
  2. Universitas Andalas (Unand) Padang, pada 2 Februari 2024.
  3. Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel), pada 2 Februari 2024.
  4. Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh, pada 5 Februari 2024.
  5. Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB), pada 5 Februari 2024.

Tags

Terkini