Minggu, 19 Juli 2026

'E-Later L’Samda' Sebagai Layanan Terpadu Lapas Kelas IIA Samarinda

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Jumat, 9 Juli 2021 | 17:08 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Lapas Kelas IIA Samarinda kembali melakukan inovasi, inovasi ini adalah gabungan dari inovasi sebelumnya (layanan terpadu dan layanan online). Sebelumnya layanan terpadu hanya bersifat online dan hanya berbasis pada website, kali ini Lapas Kelas IIA Samarinda berinovasi dengan membuat aplikasi 'E-Later L’Samda' sebagai layanan terpadu secara elektronik.

Aplikasi tersebut dapat langsung di download oleh masyarakat melalui play store yang tersedia di semua handphone android.

Aplikasi E-Later L’Samda
Pengagas aplikasi layanan terpadu sekaligus Kalapas Kelas IIA Samarinda, M. Ilham Agung Setyawan menyampaikan terdapat banyak fitur dari aplikasi ELater L’Samda, diantaranya, Layanan Informasi WBP yang terhubung dengan Sistem Data Pemasyarakatan (SDP) fungsi ini memungkinkan keluarga WBP dapat melihat jumlah masa pidana, sisa masa pidana, kapan masa dua pertiga dan masa Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB) dan Cuti Menjelang Bebas (CMB).

Bukan hanya itu, ada juga layanan informasi kegiatan pembinaan WBP. Bagi keluarga WBP yang akan mengurus PB, CB dan CMB tidak lagi harus datang ke Lapas untuk bertanya mengenai persyaratan apa saja yang harus disiapkan, karena semua sudah tersedia di aplikasi.

Ilham menambahkan tujuan aplikasi E-Later L’Samda adalah untuk memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat dan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Dengan aplikasi tersebut masyarakat bisa dengan mudah mengakses semua produk layanan yang ada di Lapas dengan cepat.

“tujuan utama kami membuat aplikasi ini adalah untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan prinsip, cepat, tepat, mudah, efektif dan efisien serta informatif. Dengan aplikasi ini nantinya masyarakat dapat melihat informasi apa saja yang perlukan terkait aktivitas di Lapas.” Ungkap Kalapas.

Selain itu bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan atau aduan tidak perlu khawatir karena sudah tersedia fitur untuk layanan pengaduan, aplikasi ini semakin lengkap dengan adanya tutorial penggunaan aplikasi, jadi masyarakat yang masih bingung bagaimana mengoperasikan aplikasi ini, bisa langsung melihat bagaimana tata cara penggunaan aplikasi E-Later L’Samda melalui video tutorial yang disediakan, atau bagi anda yang ingi langsung bertanya kepada operator layanan sudah tersedia pula fitur chatting (komunikasi via pesan singkat) dengan operator layanan.

“Jadi perlu kami sampaikan juga kepada masyarakat melalui kesempatan ini, bahwa kami berusaha melakukan yang terbaik untuk memberikan pelayanan yang prima, oleh karena itu kami berusaha membuat aplikasi yang memuat semua kebutuhan masyarakat yang terkait dengan Lapas Kelas IIA Samarinda. Mulai dari Layanan PB, CB, CMB, kemudian layanan informasi WBP yang terhubung dengan SDP, layanan kunjungan online, layanan pengaduan online, tutorial penggunaan aplikasi, layanan informasi kegiatan pembinaan dan semua layanan yang dibutuhkan masyarakat, kami masukan ke dalam aplikasi E-Later ini. Kalapas juga menambahkan bahwa bagi masyarakat yang tidak memiliki handphone android, tidak perlu khawatir sebab layanan akan tetap diberikan, karena layanan terpadu secara offline juga tetap tersedia di Lapas.

“layanan terpadu secara offline juga tetap kami berikan, kepada masyarakat yang tidak memiliki handphone android, masyarakat bisa langsung datang ke lapas dan menuju ruang layanan terpadu yang terletak di sisi kanan bagian depan Lapas. Inilah komitmen kami untuk terus memberikan yang terbaik semaksimal yang kami mampu dan aplikasi ini semoga menjadi jawaban atas kebutuhan publik khususnya terkait layanan di Lapas Kelas IIA Samarinda.” Ujarnya.

Kalapas menjelaskan, E-Later L’Samda akan di Launching pada Agustus mendatang dan langsung dapat diakses oleh masyarakat.

“Jadi saat ini aplikasi sedang dalam persiapan, Insya Allah bulan Agustus nanti sudah bisa digunakan, agak memakan waktu memang persiapannya karena fiturnya banyak dan semua berkaitan dengan kepentingan pelayanan publik, dan kami ingin pada saat digunakan tidak ada kendala teknis, karenanya kami berupaya membuat aplikasi ini sebaik mungkin, doakan saja saat ini prosesnya sudah mencapai 80 persen.” jelasnya

Perlu diketahui, sebelumnya terdapat pelayanan publik seperti layanan terpadu satu pintu (LTSP), inovasi yang dimulai tahun 2019 ini menyediakan berbagai layanan seperti layanan informasi warga binaan pemasyarakatan, layanan informasi PB, CB dan CMB dan layanan kunjungan serta layanan publik lainnya.

Kemudian di tahun 2020 kembali berinovasi Inovasi layanan berbasis online melalui website www.lapassamarinda.com, layanan yang tersedia antara lain layanan kunjungan online, pengaduan online dan sistem informasi pegawai lapas serta informasi kegiatan Lapas.

Inovasi yang dilakukan pada tahun 2020 dengan berbasis online melalui website merupakan langkah maju yang dilakukan oleh jajaran petugas lapas untuk menjawab kebutuhan pelayanan yang menuntut adanya pelayanan publik yang prima mudah dan cepat. Oleh karena itu selain layanan terpadu secara offline pihak Lapas juga memberikan layanan secara online melalui website untuk memudahkan masyarakat.

(Kornelius Wau)

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Dirjen Vokasi bersama BNET Academy MoU dengan 40 SMK

Senin, 9 September 2024 | 22:04 WIB

5 Rekomendasi HP Terbaik 2023, Nomor 1 Banyak Dicari

Selasa, 14 November 2023 | 16:06 WIB