Nganjuk, NAWACITAPOST.COM - Dalam rangka menutup rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-77, Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) Kertosono menggelar Resepsi dengan tema Festival 17-an Kertosono Bazar dan Pentas seni di halaman Kantor Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Sabtu, (3/9/2022), dan Stand Bazar mengambil lokasi disepanjang Jalan Basuki Rahmat.
Festival 17an kertosono dihadiri Jajaran Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) Kertosono, diantaranya Camat Kertosono Mashudi Nurul Huda, S.TP, MM, Danramil 0810/06 Kertosono Kapten Inf. Mochtar Isnaeni, dan Kapolsek Kertosono Kompol Rahayu Rini, S.Pd, dan Kepala Desa se-Kecamatan Kertosono, Kepala Sekolah mulai tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ikut serta memeriahkan perhelatan tingkat Kecamatan yang meriah di Kabupaten Nganjuk.
Informasi yang dihimpun jurnalis Nawacitapost.com Kegiatan PHBN Kertosono adalah yang pertama kalinya digelar, pasca menurunnya pandemi covid-19 dan menjadi puncak dari semua kegiatan yang telah disusun selama 1 bulan lamanya dengan berbagai kegiatan dan lomba yang banyak dinantikan masyarakat Kertosono dan sekitarnya.
Acara yang dikonsep oleh sekelompok generasi muda Kertosono ini menjadi event yang beda , bahkan tidak terlihat sebagai event lokal Kecamatan, melainkan lebih meriah dan spektakuler dibandingkan dari peringatan penutupan HUT Kemerdekaan RI Kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk, ditambah lagi dengan kehadiran guest star atau bintang tamu tingkat nasional pun tampil menjadikan event ini mendapatkan perhatian tidak hanya masyarakat Kertosono, namun juga wilayah Kabupaten Kediri dan Jombang yang tidak jauh dari Kecamatan Kertosono.
Diawali dengan Softopening sebagai penanda dibukanya gelar Bazar dan pentas seni, serta penampilan atraksi maupun seni dari pelajar mulai dari jenjang Paud, SD, SMP, hingga SMA sederajat, beragam penampilan mulai Seni tari daerah, Hadrah, Puisi kebangsaan, serta seni tari kontemporer/kreasi dari sekolah di wilayah Kecamatan Kertosono.
Sesi Grand Opening (Pembukaan) menjadi Icon yang pernah mendulang sukses selama 3 periode 2014 hingga 2016 dimana terdapat prosesi payung pora yang merupakan simbol ceremonial dengan pasukan Cagaskara yang berasal dari siswa SMAN Kertosono, yang menampilkan Talent dan bintang tamu terbaik untuk menghibur dan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-77 di Kertosono.
Ke-Sakralan acara Grand Opening
terlihat rangkaian sesinya yang menampilkan tarian tradisional dan prosesi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Rayuan Pulau Kelapa dan diakhiri saat Forpimcam Kertosono beserta Ketua PHBN Kertosono tampil dengan dipayungi Pedang Pora oleh pasukan Cagaskara.
Penanda dimualianya acara, Camat Kertosono Mashudi Nurul Huda memukul Gong sekaligus menyatakan apresiasi serta rasa bangganya atas pelaksanaan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-77 di Kertosono karena telah berlangsung secara aman, kondusif dan meriah.
“pelaksanaan kegiatan PHBN di Kertosono tidak hanya menumbuhkan antusias masyarakat, namun juga terlihat bangkitnya perekonomian di wilayah dan hal ini sebagai momentum yang tepat bagi pemerintah untuk senantiasa mendorong membaiknya kondisi ekonomi , khususnya kelas menengah ke bawah," kata mantan Sekcam Kertosono.
Lebih lanjut Mashudi Nurul Huda menjelaskan, melihat tema Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat menjelaskan bahwa, benar-benar tergambar nyata dari berbagai penyelenggaraan acara PHBN, di Kertosono banyak pedagang-pedagang kecil hingga menengah meraup keuntungan yang bagus selama bulan Agustus.
“Alhamdulillah, kami bersama Panitia PHBN sangat bahagia jika melihat kebahagiaan yang bisa dirasakan dan terpancar dari masyarakat dengan geliat ekonominya yang laris manis, dengan perhelatan acara yang kami susun dan rangkum dalam kegiatan selama 1 bulan lamanya digelar,” ucap Mashudi Nurul Huda dengan syukur.
Begitu juga Faisal Ansori Ketua PHBN mengatakan, peringatan HUT RI ke-77 tidak sebatas kemeriahan dan perayaan semata, namun hakikat sebenarnya bagaimana semangat itu harus tetap ada pada jiwa warga negara indonesia untuk selalu cinta dan bangga pada bangsanya.
"Kami sebagai panitia hanya sebatas jembatan dan mendampingi generasi saat ini terutama generasi muda agar mengingat perjuangan pendahulu yang rela mengorbankan jiwa dan raga untuk merebut kemerdekaan, dan untuk masa kini, bagaimana mereka merawat dan menjaga bangsa ini melalui prestasi dan dedikasi sesuai dengan kompetensi yang dimiliki," kata Faisal Ansori.
Terpantau pada acara Festival 17-an Kertosono tampil Band Skykustic, musisi asli Kertosono Gandung Cs, yang ditunggu masyarakat dengan penampilan khusus bintang Finalis ajang bakat dangdut, yakni Tiara atau yang dikenal Salsa LIDA Indosiar tahun 2021 yang ikut meramaikan dengan mendendangkan single hits baik pop maupun dangdut.
Saat ditemui jurnalis Nawacitapost.com dilokasi usai pentas, artis yang memilki nama asli Tiara Indah Nur Sa’adah ini mengaku terkesan dan surprise dengan antusisas masyarakat Kertosono yang tumpah ruah memadati halaman Kecamatan Kertosono, selain itu Salsa merasa diberikan kehormatan bisa
tampil di acara yang semeriah itu.
“Suatu kehormatan bagi saya bisa tampil di ribuan penonton yang antusias menghadiri acara bazar Kertosono ini, bahkan Sosial media saya dibanjiri dengan ucapan yang positif sehingga membuat saya benar-benar sangat bangga dengan masyarakat Kertosono,”pungkasnya.(Faiz/Skr/Sin)