Sabtu, 18 Juli 2026

Kisah Emilia Clarke 'Game of Thrones' Kehilangan Sebagian Otaknya di Usia Muda

Photo Author
Vanessa, Nawacita Post
- Senin, 26 Februari 2024 | 16:21 WIB
Kisah Emilia Clarke 'Game of Thrones' Kehilangan Sebagian Otaknya di Usia Muda (Foto: instagram.com/emilia_clarke)
Kisah Emilia Clarke 'Game of Thrones' Kehilangan Sebagian Otaknya di Usia Muda (Foto: instagram.com/emilia_clarke)

NAWACITAPOST.COM - Emilia Clarke, yang dikenal luas sebagai pemeran Daenerys Targaryen dalam serial Game of Thrones, merupakan sosok yang penuh keberanian dan tak kenal takut. Ketangguhan dan keberaniannya diuji ketika dirinya dihadapkan pada ancaman penyakit yang mengancam nyawanya, terutama ketika mengalami cedera otak yang serius.

Pertama kali mencuri perhatian melalui perannya dalam Game of Thrones, Emilia Clarke bukan hanya seorang aktris berbakat, tetapi juga seorang pejuang yang menghadapi tantangan hidup dengan gigih. Kecelakaan cedera otak yang menimpanya menjadi kisah perjuangan yang patut diapresiasi.

Awalnya, pada awal tahun 2011, setelah menyelesaikan musim pertama Game of Thrones, Emilia sedang aktif berolahraga di salah satu gym di London Utara. Namun, saat itu dia mulai merasakan sakit yang luar biasa di kepala, seperti otaknya diremas selama berolahraga.

Baca Juga: Pernah Kehilangan Sebagian Otak, Emilia Clarke 'Game of Thrones' Mendirikan SameYou, Kini Terima Penghargaan dari Pangeran Wiliam

Meskipun awalnya mencoba mengabaikan rasa sakitnya, kondisi Emilia semakin memburuk. Rasa sakit yang tak tertahankan membuatnya kesulitan bahkan untuk berjalan menuju ruang ganti.

Meskipun mengalami penderitaan, Emilia terus berusaha mengatasi situasi tersebut dengan menggerakkan jari dan kakinya, serta berfokus pada ingatannya terhadap Game of Thrones agar tetap tajam.

Sadar akan keparahan kondisinya, Emilia segera menjalani pemindaian otak yang detail. Hasilnya, dia didiagnosis mengalami perdarahan subarachnoid (SAH), sebuah jenis stroke kritis akibat pendarahan di sekitar otak. Tidak hanya itu, arteri yang pecah juga teridentifikasi sebagai masalah serius.

Kasus yang dialami Emilia ini termasuk dalam kategori berbahaya, dan sebagian besar kasus serupa dapat mengakibatkan kematian hampir seketika setelah timbulnya rasa sakit. Namun, Emilia termasuk dalam kelompok pasien yang dapat bertahan, meskipun memerlukan perawatan segera untuk mengatasi risiko pendarahan yang berpotensi fatal. Operasi mendesak pun harus segera dilakukan, meski tanpa jaminan kesembuhan yang pasti.

Baca Juga: Sejuk Nan Cantik, Pesona Wisata Air Terjun Muncar di Purworejo, Nikmati Panorama Alam Yang Masih Asri

Emilia Clarke, pada usia 24 tahun, menjalani operasi pertama untuk memperbaiki otaknya. Namun, perjuangannya belum berakhir di sana. Pada tahun 2013, Emilia harus menjalani operasi kedua setelah ditemukan masalah serius tambahan. Meski telah melewati operasi tersebut, kesembuhannya masih belum terjamin.

Kisah tragis Emilia mencapai puncak ketika, setelah operasi kedua, dia mengalami pendarahan hebat. Dokter memberitahu bahwa peluangnya untuk bertahan hidup sangat kecil, dan operasi tambahan harus segera dilakukan.

Operasi ketiga dilakukan melalui cara tradisional, yaitu melalui tengkoraknya, yang membuat proses pemulihannya semakin menyakitkan dibanding operasi pertama.

Melalui perjuangan yang luar biasa ini, Emilia Clarke dan ibunya mendirikan SameYou, sebuah organisasi amal yang bertujuan mendukung perawatan dan pemulihan bagi mereka yang mengalami cedera otak.

Penghargaan Member of the Order of the British Empire (MBE) yang diterima oleh Emilia dan ibunya dari Pangeran William menjadi pengakuan atas dedikasi mereka dalam mendukung kesehatan otak dan penerimaan dari kerajaan Inggris. Emilia Clarke, yang telah membuktikan ketangguhannya di layar dan dalam kehidupan nyata, menjadi inspirasi bagi banyak orang yang menghadapi cobaan serupa.

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini