NAWACITAPOST.COM— Langkah berani dan progresif diambil oleh Kepolisian Resor Tapanuli Selatan dalam merajut kemitraan strategis bersama insan pers. Di tengah derasnya arus disinformasi, Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M., secara tegas mengemukakan komitmennya untuk membangun sinergi tanpa batas dengan awak media guna menjamin keterbukaan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang bagi masyarakat.
Komitmen membara tersebut terpancar dalam agenda silaturahmi penuh kehangatan yang digelar di Aula Polres Tapanuli Selatan pada Jumat (7/8/2026). Didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Tapsel, AKBP Anton Santoso menegaskan bahwa jurnalis bukan sekadar mitra kerja, melainkan pilar utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Tentu saya ingin membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk rekan-rekan media," ujar AKBP Anton Santoso di hadapan para wartawan.
Baca Juga: Festival Kuliner Paling Menggetarkan Blitar: Komisi IX DPR RI Kobarkan Kemeriahan HUT RI!
Ia menggarisbawahi bahwa meski kepolisian dan media bergerak dalam ranah tugas yang berbeda, keduanya menyatu dalam satu denyut nadi pelayanan publik: menyajikan kebenaran. Komunikasi dua arah yang tersaji secara terbuka dinilai menjadi kunci utama untuk merespons dinamika situasi di lapangan secara instan.
“Kalau komunikasi kita baik, berbagai informasi yang berkembang di masyarakat bisa dikomunikasikan dengan cepat sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan berimbang,” tegasnya.
Tak sekadar membuka pintu dialog, perwira menengah Polri ini melangkah lebih jauh dengan menunjukkan keterbukaan yang patut diacungi jempol. Di hadapan insan pers, AKBP Anton Santoso secara dramatis menyatakan kesiapannya untuk menerima kritik tajam demi perbaikan institusi yang dipimpinnya.
“Kami tentu terbuka terhadap kritik dan masukan. Kalau ada yang perlu diperbaiki, sampaikan kepada kami. Bagi saya, kritik yang konstruktif menjadi bahan evaluasi agar pelayanan Polres Tapsel semakin baik,” tuturnya lugas.
Langkah akomodatif ini menandai babak baru hubungan antara kepolisian dan media di Tapanuli Selatan. Sinergi yang solid ini diharapkan tak hanya membendung kabar burung yang meresahkan, tetapi juga mengukuhkan transparansi dan keadilan informasi bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah hukum Polres Tapsel.(RS)