ekonomi

OJK Catat 21 Pinjol dengan Kredit Macet Tinggi

Selasa, 10 Oktober 2023 | 13:36 WIB

NAWACITApost.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, terdapat 21 penyelenggara financial technology peer-to-peer (fintech P2P) lending atau pinjaman online (pinjol) yang memiliki tingkat kredit macet atau tingkat wanprestasi 90 hari (TWP90) di atas 5 persen per Agustus 2023. Meski demikian, OJK memastikan angka tersebut cenderung turun dibanding bulan sebelumnya

“Jumlah ini (TWP90 di atas 5 persen) sebenarnya cenderung menurun dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai 23 penyelenggara,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman, dikutip Selasa (10/10/2023).

Agusman menjelaskan, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan perubahan TWP90 di atas 5 persen ini. Salah satunya, kemampuan platform memfasilitasi penyaluran dana, sehingga dapat mempengaruhi outstanding pendanaan dan besarnya pendanaan yang masuk ke dalam kategori macet.

Faktor lainnya, kualitas credit scoring kepada calon penerima pinjaman, kualitas proses collection pinjaman yang sedang berjalan, dan banyaknya kerja sama dengan ekosistem seperti penyediaan fasilitas asuransi kredit dan yang sejenisnya.

Secara keseluruhan, OJK mencatat tingkat wanprestasi 90 hari (TWP90) atau tingkat risiko kredit secara agregat sedikit menurun menjadi 2,88 persen pada Agustus 2023. Sebab, pada Juli 2023 TWP90 di industri ini berada di level 3,47 persen.

Adapun, fintech TaniFund memiliki tingkat kredit macet tertinggi di antara 101 penyelenggara fintech P2P lending. Dalam laman resminya, terlihat TWP90 yang dimiliki TaniFund berada di 63,93 persen. Perusahaan yang tengah dalam status pantauan OJK itu mencatatkan TKB90 mencapai 36,07 persen.

Selanjutnya di urutan kedua, ada iGrow yang mencatatkan TKB90 53,44% dan TWP90 46,56%. Di urutan ketiga, ada TrustIQ TKB90: 68,68% TWP90: 31,32%

 

Tags

Terkini