NAWACITApost.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya telah memberikan dukungan lain untuk operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh. Dukungan tersebut dilakukan dengan menyiapkan angkutan lanjutan untuk pengumpang atau feeder.
“Sehingga dapat memudahkan masyarakat untuk mengakses kereta cepat dari dan menuju pusat-pusat kegiatan dan ekonomi,” ujar Budi Karya, Selasa (3/10/2023).
Beberapa angkutan feeder yang tersedia disebutkan mulai dari Stasiun Halim. Di sana, tersedia rute baru Transjakarta menuju Stasiun Halim dengan relasi Cawang - Jalan Mayjen Sutoyo - Jalan DI Panjaitan - Stasiun Halim.
Adapun jam operasional bus Transjakarta dimulai pada pukul 06.00 WIB hingga 16.00 WIB. Selain itu ada juga jembatan penghubung dari Stasiun Kereta Cepat Halim ke Stasiun LRT Halim sebagai bagian dari integrasi antar moda.
Sementara di Stasiun Padalarang Kereta Cepat Whoosh telah terintegrasi dengan Kereta Api Feeder yang menghubungkan Stasiun Padalarang dengan Stasiun Bandung. Pengaturan waktu perpindahan penumpang juga telah disesuaikan antara jadwal Kereta Cepat Whoosh dengan Kereta Api Feeder.
Untuk Stasiun Tegalluar integrasi antarmodanya diwujudkan melalui kehadiran Bus Damri dan shuttle bus summarecon yang dapat dimanfaatkan. Kemudahan akses menuju Stasiun Tegalluar juga diakomodir dengan keberadaan Jembatan Cibiru yang telah selesai dibuat dan dioperasikan untuk dapat dilalui kendaraan.
PT KCIC juga bekerja sama dengan Jasa Marga untuk mempermudah masyarakat menuju stasiun dengan pembukaan pintu tol di kilometer (KM) 149 yang telah beroperasi. Serta program pembukaan pintu tol di KM 151 yang saat ini masih dalam proses pengerjaan.