NAWACTApost.com - Penjualan mobil mengalami kenaikan sebesar 6,51 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada semester I-2023. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, selama periode Januari-Juni 2023 terjadi penjualan kendaraan bermotor roda 4 secara wholesales sebanyak 505.985 unit.
Untuk mencapai target tahunan yang telah ditetapkan oleh asosiasi, yaitu 1.050.000 unit, dibutuhkan total penjualan 544.015 unit selama semester kedua 2023.
Kondisi serupa juga terjadi pada penjualan ritel, yang naik 8,01 persen yoy dari 465.257 unit menjadi 502.536 unit. Tapi secara bulanan, penjualan di Juni 2023 mengalami perlambatan 3 persen dari 82.559 unit ke angka 80.021 unit.
Toyota masih mendominasi pasar otomotif nasional dengan pencapaian wholesales sebanyak 160.276 unit, serta 156.830 unit pada penjualan ritel (market share 31 persen). Pada posisi kedua, ada Daihatsu dengan raihan wholeasles 99.240 unit dan penjualan ritel 102.515 unit.
Tepat berada di bawahnya, ada Honda yang mampu membukukan wholesales 74.692 unit dan ritel 67.797 unit.
Menutup posisi lima besar, secara berurutan ada Suzuki dan Mitsubishi Motors. Posisi ini cukup berbeda dari tahun sebelumnya, karena Mitsubishi harus rela turun satu peringkat yang disebabkan oleh penurunan penjualan wholesales.
Suzuki tercatat melakukan penjualan wholesales sebanyak 41.321 unit, sementara Mitsubishi Motors 39.291 unit. Secara penjualan ritel, Mitsubishi Motors masih menang dengan capaian 43.260 unit. Berbeda tipis dengan Suzuki yang mencatatkan penjualan 41.233 unit.