ekonomi

Semester II-2023, Rupiah Diprediksi Tembus Rp15.400/Dolar AS

Senin, 10 Juli 2023 | 21:56 WIB

NAWACITApost.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memprediksi nilai tukar rupiah melemah pada semester II-2023 hingga tembus ke level Rp14.950-15.400 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi rupiah lebih tinggi dibandingkan asumsi yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 di level Rp14.800 per dolar AS.

"Rupiah agak melemah dibandingkan asumsi," kata Sri Mulyani saat rapat dengan Badan Anggaran DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (10/7/2023).

Adapun secara rata-rata di semester I 2023, nilai tukar rupiah mencapai Rp15.071 per dolar AS. Sri Mulyani mengatakan, nilai tukar rupiah mengalami tekanan di tengah pengetatan kebijakan moneter global.

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengatakan secara year to date (akhir 2022-Juni 2023) rupiah masih menguat 3,84% dan lebih baik dari apresiasi sejumlah mata uang seperti rupee India, peso Filipina dan baht Thailand. Ke depan dinilai masih ada ruang untuk nilai tukar rupiah menguat.

"Kami perkirakan masuknya aliran modal asing seiring dengan prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat, inflasi yang rendah, serta imbal hasil aset keuangan domestik yang masih menarik," ujar Destry.

Destry menambahkan, tekanan nilai tukar rupiah didorong oleh peningkatan ekonomi global yang melemah khususnya di Amerika Serikat (AS), Eropa, dan China. Perlambatan ekonomi ini berdampak signifikan terhadap nilai tukar mata uang di sejumlah negara, tak terkecuali Indonesia.

Tags

Terkini