NAWACITAPOST.COM - Puluhan warga dusun Bra'an, desa/kecamatan Bandarkedungmulyo, kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang tergabung dalam Forum Komunikasi Warga Bandarkedungmulyo (FKWB), mendatangi kantor desanya, Selasa (14/5/2024).
Mereka menanyakan terkait memastikan apakah sudah di serahkan oleh pihak pabrik, kemudian pada saat meminta tanda tangan kenapa warga tidak dikumpulkan semua.
"Sebenarnya penyelesaian itu sudah di serahkan oleh pihak pabrik atau belum, ini yang harus kita telusuri.
Dan kenapa pada saat minta tanda tangan ko seperti siluman, warga kita itu enak dan nurut yang penting kita transparan," ujar. Hari salah satu tokoh masyarakat dusun Bra'an.
Baca Juga: Upah Kerja Belum Dibayar, Warga Bandarkedungmulyo Jombang Geruduk Proyek PT Platinum
Menangapi hal tersebut Kepala dusun Bra,an menjelaskan terkait masalah kompensasi untuk warga serta pemintaan tanda tangan.
“Saya meminta tanda tangan cuman sekali itu pun yang di kumpulkan perwakilan petani, bahkan kata warga kami nurut anda pak wo, dan saya tidak pernah menjanjikan pembaruan apa pun kepada mereka,” jelasnya.
Sementara Jatmiko Ketua FKWB. Ia mengambil tanggung jawab Pemerintah setempat terhadap permasalahan warga di desa Bandarkedungmulyo.
Baca Juga: Dituding Ambil Alih Tentang Rekrutmen Pekerja Proyek PT Platinum, Ketua FKWB Angkat Bicara
“Kami sudah beberapa kali melakukan demo untuk menghentikan kegiatan proyek pembangunan pabrik tersebut, namun pemerintah setempat tidak ada yang menghadiri sama sekali seperti tidak ada tanggung jawabnya dan baru hari ini di adakan rapat,” katanya.
Menurut Jatmiko pembangunan pabrik tersebut seperti siluman tidak pernah ada sosialisasi maupun koordinasi dengan warga sekitar.
“Betul proyek pembangunan pabrik itu kayak siluman tau tau bekerja dan tidak ada sosialisasi serta kordinasi, seharusnya warga itu di ajak kordinasi bahwa di sini itu akan berdiri sebuah pabrik yang tujuannya untuk meningkatkan perekonomian warga setempat,” tandasnya.
Baca Juga: Pemkab Jombang Hentikan Kegiatan Pembangunan Pabrik PT PCI, Ini Alasannya