NAWACITAPOST.COM – Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur menghadirkan cara berbeda dalam mengampanyekan gerakan Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah. Melalui Heritage Fun Run, masyarakat diajak berolahraga sambil menikmati jejak sejarah Kota Surabaya sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga mata uang rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.
Kegiatan lari tersebut membawa peserta melintasi sejumlah kawasan cagar budaya dan bangunan bersejarah yang menjadi ikon Surabaya. Konsep sport tourism yang dipadukan dengan wisata heritage ini menjadi media edukasi yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya kalangan muda dan komunitas pelari.
Dalam sosialisasinya, BI Jatim kembali menegaskan tiga pilar utama kampanye CBP Rupiah.
Cinta Rupiah diwujudkan dengan mengenali ciri keaslian uang serta merawatnya melalui prinsip 5 Jangan (Imajin), yaitu jangan dilipat, jangan dirobek, jangan dicoret, jangan dibasahi, dan jangan di-steples. Masyarakat juga diajak mengenali keaslian uang menggunakan metode 3D: Dilihat, Diraba, dan Diterawang.
Selanjutnya, Bangga Rupiah berarti memahami bahwa rupiah bukan sekadar alat pembayaran, melainkan simbol resmi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang wajib dihormati dan digunakan dalam setiap transaksi.
Sementara itu, Paham Rupiah mengandung makna menggunakan uang secara bijak, mulai dari mengatur pengeluaran, berbelanja sesuai kebutuhan, hingga membangun kebiasaan menabung dan berinvestasi secara sehat.
"Kami berharap masyarakat Kota Surabaya dapat berpartisipasi dalam Heritage Fun Run sekaligus semakin memahami pentingnya cinta, bangga, dan paham terhadap rupiah sebagai identitas bangsa," ujar perwakilan BI Jatim.
Heritage Fun Run menjadi bagian dari rangkaian Java Coffee & Flavors Festival, yang dijadwalkan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Surabaya dan berlangsung hingga Minggu malam. Festival tersebut juga direncanakan dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran Bank Indonesia.
Tak hanya menghadirkan edukasi mengenai rupiah, festival ini juga menjadi etalase kekayaan produk unggulan Nusantara. Puluhan stan menyajikan beragam kopi spesialti, rempah-rempah, hingga produk cokelat dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur serta daerah lain seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara.
Melalui perpaduan olahraga, wisata sejarah, dan promosi produk unggulan daerah, BI Jatim berharap masyarakat semakin mencintai rupiah, bangga menggunakan mata uang nasional, sekaligus mengenal lebih dekat kekayaan budaya dan cita rasa Nusantara. Dengan demikian, kampanye Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga tumbuh menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari. ***