ekonomi

Terminal Teluk Lamong dan GINSI Jatim Perkuat Kolaborasi, Dorong Pelayanan Pelabuhan yang Lebih Efisien

Kamis, 9 Juli 2026 | 08:52 WIB

NAWACITAPOST.COM - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepelabuhanan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi bersama Badan Pengurus Daerah Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (BPD GINSI) Jawa Timur yang berlangsung di Terminal Teluk Lamong, Selasa (7/7/2026).
Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk mempererat komunikasi antara pengelola terminal dengan para pengguna jasa, sekaligus membahas berbagai isu operasional yang berkaitan dengan kelancaran arus logistik nasional.

Audiensi dihadiri Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, Terminal Head TPK Teluk Lamong Pierre Rochel T, beserta jajaran manajemen senior. Sementara dari BPD GINSI Jawa Timur hadir Ketua Hana Beladina Lutfifi, Sekretaris Warsidi, dan sejumlah anggota organisasi.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menyampaikan apresiasi atas kunjungan BPD GINSI Jawa Timur. Menurutnya, komunikasi yang intensif dengan asosiasi pengguna jasa menjadi bagian penting dalam upaya perusahaan menghadirkan layanan yang semakin responsif terhadap kebutuhan pelanggan.

Ia menjelaskan, Terminal Teluk Lamong terus melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan customer experience.

Di antaranya melalui penyediaan shelter waiting area sebagai lokasi tunggu truk sebelum proses pemuatan kontainer ke kapal, serta implementasi Terminal Booking System (TBS) yang telah memasuki fase kedua sejak Maret 2026.

"Melalui Terminal Booking System dan penyediaan shelter waiting area, kami berupaya memitigasi antrean truk sehingga aktivitas operasional di terminal dapat berlangsung lebih tertib, efisien, dan nyaman bagi pengguna jasa," ujar David.

Ketua BPD GINSI Jawa Timur, Hana Beladina Lutfifi, memberikan apresiasi atas keterbukaan manajemen Terminal Teluk Lamong dalam menerima berbagai masukan dari kalangan importir.

"Semoga pertemuan ini semakin meningkatkan pemahaman anggota GINSI mengenai berbagai inovasi dan pengembangan layanan yang telah dilakukan Terminal Teluk Lamong," kata Hana.

Dalam sesi diskusi, anggota GINSI menyampaikan sejumlah masukan terkait pelayanan operasional, mulai dari closing time kapal, penanganan antrean kendaraan pada jam sibuk (peak hours), mekanisme pelacakan (tracing) kontainer, hingga informasi jadwal kedatangan kapal.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, manajemen Terminal Teluk Lamong menjelaskan bahwa penerapan Terminal Booking System telah terbukti mampu mengatur pola kedatangan truk secara lebih terjadwal sehingga kepadatan kendaraan yang sebelumnya menjadi perhatian dapat dikendalikan dengan lebih baik.

TTL juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk BPD GINSI Jawa Timur, untuk turut menyosialisasikan implementasi TBS kepada para anggotanya agar manfaat sistem tersebut dapat dirasakan secara maksimal oleh seluruh pengguna jasa.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi layanan, Terminal Teluk Lamong juga menyediakan fasilitas Web Access Terminal yang memungkinkan pengguna jasa memperoleh informasi mengenai status kontainer, jadwal keberangkatan maupun kedatangan kapal, serta berbagai data operasional lainnya secara cepat dan real time.

Kehadiran layanan digital tersebut diharapkan semakin memudahkan pelaku usaha dalam merencanakan aktivitas logistik secara lebih efektif.

Melalui penguatan sinergi antara operator terminal dan asosiasi pengguna jasa, PT Terminal Teluk Lamong optimistis mampu terus menghadirkan pelayanan kepelabuhanan yang modern, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan, sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik nasional. (Nns)

Tags

Terkini