ekonomi

Bank Indonesia Dorong Digitalisasi: Aplikasi PWD SKNBI Kini Aktif di Wilayah Kliring Surabaya

Minggu, 3 Maret 2024 | 16:19 WIB
Bank Indonesia Luncurkan Aplikasi PWD SKNBI demi Mempermudah Pertukaran Warkat Debit di Wilayah Kliring Surabaya (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - Bank Indonesia telah melakukan aktivasi Aplikasi Pertukaran Warkat Debit (PWD) Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) di Wilayah Kliring Surabaya pada hari ini (1/3) dengan jumlah peserta kliring sebanyak 79 bank.

Aplikasi PWD SKNBI adalah aplikasi berbasis web yang disediakan Bank Indonesia dan dapat diakses melalui peramban pada telepon genggam dalam kegiatan pertukaran warkat debit yang dilakukan oleh peserta SKNBI.

Aktivasi Aplikasi PWD SKNBI oleh Bank Indonesia akan dilakukan secara bertahap berdasarkan kesiapan masing-masing Wilayah Kliring di Indonesia, baik dari sisi penyelenggara maupun peserta.

Baca Juga: Thok! Erwin Gunawan Hutapea Resmi Jabat Kepala KPw BI Jatim

Kepala Departemen Penyelenggaraan Sistem Pembayaran (DPSP) Bank Indonesia, Ibu Ida Nuryanti, menyampaikan bahwa aktivasi Aplikasi PWD SKNBI merupakan salah satu bentuk transformasi digital untuk mendukung efisiensi pada operasional kegiatan pertukaran warkat debit oleh peserta yang sebelumnya masih dilakukan secara manual.

Warkat debit yang diproses secara mayoritas melalui kliring SKNBI adalah instrumen Cek dan Bilyet Giro (BG).

Hasil penelitian Bank Indonesia tahun 2023 menyebutkan bahwa meskipun transaksi Cek dan BG mengalami penurunan dengan berkembangnya berbagai instrumen pembayaran berbasis elektronik, sebagian pelaku usaha masih menjadikan Cek dan BG sebagai pilihan alat pembayaran utama dalam transaksi usahanya.

Baca Juga: BI Jatim Catat Penurunan Temuan Uang Palsu, Berikut Strategi Penanggulangannya!

Hal ini didukung dengan adanya karakteristik yang dimiliki Cek dan BG, khususnya fitur bayar tunda tanpa bunga dan sanksi Daftar Hitam Nasional (DHN), yang belum tergantikan oleh instrumen pembayaran lainnya.

Lebih lanjut, hasil focus group discussion (FGD) dengan beberapa pelaku usaha muda menyebutkan bahwa pelaku usaha muda selama ini belum mengenal instrumen Cek dan BG sebagai alat pembayaran dan oleh karena itu sangat tertarik untuk mendalami penggunaannya.

Kondisi tersebut merupakan bentuk konfirmasi bahwa kegiatan kliring pertukaran warkat debit oleh Bank Indonesia masih memberikan manfaat yang cukup signifikan dan diminati oleh masyarakat terutama pelaku usaha, sehingga penyelenggaraannya ke depan masih perlu dikelola dengan baik.

Baca Juga: BI Jatim menyebut Penurunan Kredit Macet Perbankan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur

Aktivasi Aplikasi PWD SKNBI yang telah dilakukan Bank Indonesia sejak hari ini diharapkan dapat memberikan value added yang terdapat pada kegiatan pertukaran warkat debit SKNBI sehingga dapat mendukung peserta dalam menyediakan layanan sistem pembayaran yang lebih efektif bagi masyarakat.

Kepala Departemen Layanan Digital dan Keamanan Siber (DLDS) Bank Indonesia, Ibu Retno Ponco Windarti, selaku pengembang Aplikasi PWD SKNBI juga menyampaikan bahwa aplikasi ini dikembangkan secara in house dan telah lolos serangkaian pengujian sehingga siap diaktivasikan hari ini.

Halaman:

Tags

Terkini