ekonomi

Terbesar di Asia Tenggara, PLTS Terapung Cirata Didukung Teknologi Unggul ABB

Kamis, 7 Desember 2023 | 13:41 WIB


NAWACITApost.com - Di tengah kebutuhan energi yang terus berkembang, proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata hadir sebagai langkah signifikan Indonesia dalam mengadopsi energi terbarukan. PLTS seluas 250 hektar di Waduk Cirata, Jawa Barat, yang mampu menghasilkan energi ramah lingkungan berkapasitas 192 megawatt peak (MWp) untuk didistribusikan ke sekitar 50.000 rumah.





Pada proyek ini, ABB, perusahaan global di bidang elektrifikasi dan otomatisasi, berperan penting dalam mendukung distribusi listrik dari PLTS tersebut. Mereka menyediakan solusi distribusi listrik terkini yang memastikan pasokan energi yang andal dan ramah lingkungan.





"Kami bangga dapat menjadi bagian dari proyek ini, yang tidak hanya strategis bagi Pemerintah Indonesia, namun juga memberikan sinyal positif bagi perekonomian global lainnya yang bermaksud meningkatkan target dekarbonisasi mereka melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung,” kata Ken Yap, Commercial Vice President at ABB’s Electrification business in Indonesia, Kamis (7/12/2023).









Proyek ini menjadi bagian penting dalam visi Indonesia untuk meningkatkan porsi energi terbarukan dalam bauran energinya. Dengan target 23% energi terbarukan pada tahun 2025, PLTS Cirata diharapkan dapat menghindarkan lebih dari 214.000 ton emisi karbon dioksida setiap tahunnya.





Kolaborasi antara pemerintah Indonesia melalui PT PLN Nusantara Power dan Masdar, grup energi terbarukan berbasis di Abu Dhabi, menjadi landasan dalam mewujudkan proyek ini. ABB berperan dalam pengadaan teknologi terdepan, seperti switchgear AIS UniGear ZS1 dengan proteksi relai Relion®, yang menjaga keandalan pasokan listrik dan meminimalisir kebutuhan pemeliharaan.





PLTS Cirata bukan hanya sebagai solusi energi, namun juga sebagai tonggak dalam upaya global untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan. Dengan potensi pembangkit listrik serupa di masa mendatang, proyek ini menjadi cetak biru bagi upaya global dalam penerapan energi terbarukan.









Pembangkit listrik ini tidak hanya menjadi sumber energi ramah lingkungan, tetapi juga berkontribusi pada ekonomi lokal dengan menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari 1.400 warga setempat selama proses konstruksi, mencatatkan lebih dari 2 juta jam kerja tanpa kecelakaan.


Halaman:

Tags

Terkini