NAWACITApost.com - Indonesia memiliki kekayaan alam dan budaya kuliner yang tiada tara. Namun, keberlanjutan dalam pangan adalah tanggung jawab bersama yang tidak boleh diabaikan begitu saja.
Karena itu, HIPMI Cullinary Indonesia (HCI) terus berkomitmen untuk memimpin dalam upaya untuk menjaga dan memajukan industri kuliner Indonesia secara berkelanjutan. HCI meyakini bahwa keberlanjutan dimulai dengan penggunaan bahan makanan lokal dan organik.
"Dengan memprioritaskan produk-produk lokal, kami mendukung petani dan produsen dalam negeri, serta turut serta dalam mengurangi dampak lingkungan yang dihasilkan oleh pengiriman bahan makanan dari luar," kata Ketua HCI, Cikhita Sebayang, di Jakarta, Rabu (27/9/2023).
HCI, lanjut Cikhita, juga akan memegang teguh pendidikan sebagai pilar penting. Pendidikan tentang praktik pertanian berkelanjutan, pengolahan limbah makanan, dan pengurangan pemborosan makanan akan menjadi fokus utama organisasi ini.
"Ini adalah langkah penting dalam mengubah paradigma masyarakat dan memastikan generasi mendatang memahami pentingnya keberlanjutan pangan," kata dia.
Selain itu, kata Cikhita, pihaknya juga akan berkolaborasi dengan pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mempromosikan regulasi yang mendukung keberlanjutan dalam industri kuliner. Langkah-langkah seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, mengembangkan program daur ulang limbah makanan, dan memperkenalkan teknologi ramah lingkungan akan menjadi bagian integral dari perjuangan HCI.
Dalam agenda Rapat Kerja (Raker) I HCI yang berlangsung di Jakarta, pada 27 September 2023, selain membahas program kerja masing masing bidang, juga melakukan penandatanganan kerja sama nota kesepahaman dengan berbagai mitra kerja. Di antaranya, BRI dalam upaya menjalin kerja sama yang berkesinambungan dalam lingkup layanan perbankan, dan akses permodalan untuk mendukung usaha anggota HCI.
Selain pihak perbankan, HCI juga menandatangani nota kesepahaman dengan organisasi Asosiasi Lisensi Indonesia (Asensi) yang kali ini diwakili oleh Cikhita Virginia Sebayang selaku Ketua Banom HCI dan Susanty Widjaya sebagai Ketua Asosiasi. Kedua pihak berharap kerja sama yang positif dalam semua kegiatan yang bernuansa kuliner, sehingga mendatangkan manfaat bagi semua pihak.
"Sebagai pencinta kuliner, kami akan terus mendorong penggunaan metode memasak dan penyajian yang lebih berkelanjutan di restoran-restoran kami. Dan kami percaya bahwa kelezatan makanan tidak harus dikorbankan demi keberlanjutan," kata Cikhita.
Sementara itu, Ketua Panitia Rapat Kerja I HCI Dimas Haryo Pribadi mengatakan, dengan kolaborasi dan komitmen bersama, HCI dapat menjadikan Indonesia sebagai pemimpin dalam upaya food sustainability. "Mari bersama-sama kita jaga kekayaan kuliner kita dan wariskan lingkungan alam yang indah ini kepada generasi mendatang," kata dia.