daerah

Warga Jagir Butuh Penambahan Area Makam, Tubagus Lukman: Siap Kawal Melalui Fraksi PKB!

Rabu, 12 Februari 2025 | 23:14 WIB
Tubagus Lukman Amin, anggota Komisi A sekaligus ketua Fraksi PKB DPRD Surabaya, saat agenda resesnya di RW06 Jagir Wonokromo, Rabu (12/2/2025) (Nawi)

NAWACITAPOST.COM – Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Tubagus Lukman Amin, menggelar reses di RW 06 Jagir Wonokromo pada Rabu (12/2/2025) untuk menyerap aspirasi warga.

Dalam pertemuan yang dihadiri sekitar 100 warga, Tubagus yang juga dipercaya sebagai ketua Fraksi PKB DPRD Surabaya ini memaparkan berbagai program pembangunan yang tengah dan akan dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Tubagus menjelaskan bahwa saat ini Pemkot Surabaya masih fokus pada pembangunan fisik, seperti pavingisasi, perbaikan drainase, penerangan jalan umum (PJU), serta pembangunan balai RW. Ke depan, mulai tahun 2026, Pemkot juga akan menambahkan program pembangunan balai RT meskipun membutuhkan anggaran yang lebih besar.

Baca Juga: Pdt. Rio Pattiselanno: Layanan 112 Harus Didukung Tim Lapangan yang Siap Siaga

Sebagai anggota Komisi A yang membidangi hukum, pemerintahan, dan kesejahteraan rakyat, Tubagus juga bermitra dengan berbagai instansi, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Dinas Perpustakaan dan Arsip, hingga camat dan lurah. Salah satu program yang tengah didorong adalah pengadaan perpustakaan di setiap RW, mengingat jumlahnya masih sangat terbatas.

Dalam sesi dialog, warga menyampaikan berbagai permasalahan, mulai dari pembangunan hingga kesejahteraan sosial. Salah satu warga RT 02 mengusulkan pembangunan Balai RW 06 serta mempertanyakan pemanfaatan dana kelurahan.

Sementara itu, Ketua Lansia mengeluhkan sulitnya mengaktifkan kembali kegiatan senam lansia di RW 06, serta keterbatasan kuota bantuan makanan tambahan (BMT) bagi lansia.

Baca Juga: Keterlambatan Administrasi KTP dan KK Dikeluhkan Warga Sumur Welut, Yona Bagus Siap Fasilitasi Solusi

"Kalau anggota senam lansia ada lebih dari 100 orang, tapi jatah BMT hanya untuk 30 orang," ucap salah satu warga lansia.

Kemudian, ada juga warga yang mempertanyakan penghentian bantuan setelah warga mendapat program bedah rumah (rutilahu).

Di akhir, warga juga mengangkat permasalahan banjir akibat buruknya sistem drainase. Ia juga meminta perhatian Pemkot untuk menambah area pemakaman di Kelurahan Jagir, yang saat ini hanya memiliki satu lokasi dan sudah penuh.

Baca Juga: Kinerja Buruk OPD dan BUMD Surabaya? Imam Syafi’i: Harus Ada Evaluasi dan Pergantian Pejabat!

Menanggapi semua aduan warga, Tubagus memastikan bahwa jika usulan-usulan yang sudah tercatat dalam musyawarah pembangunan kelurahan (musbangkel) dan jaring aspirasi dewan, ia yakin Pemkot akan menjadikannya sebagai program prioritas.

"Saya akan terus mengawal agar pembangunan balai RT bisa terealisasi. Meski anggarannya besar, ini penting untuk meningkatkan fasilitas di lingkungan warga," ungkap Tubagus.

Halaman:

Tags

Terkini